Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 20/08/2008

HP perkenalkan deduplikasi data

JAKARTA: Hewlett-Packard (HP) Indonesia mengandalkan teknologi deduplikasi data sebagai salah satu sistem backup baru berbasis disk ke pasar usaha kecil menengah (UKM) dan enterprise Indonesia.

Andrew Dickerson, Worldwide Product Marketing Manager Storage Platform Division HP, menuturkan pihaknya membawa pendekatan appliance, yang mencakup peranti keras dan peranti lunak proteksi data tersebut untuk kebutuhan pusat data dan kantor cabang di segmen enterprise serta UKM.

"Proteksi data menjadi salah satu yang paling hot dibahas terutama dalam hal integrasi sistem. Di sini kami transformasikan proteksi data ini de-ngan deduplikasi," ujarnya.

Tantangannya, kata dia, adalah menemukan cara meminimalkan biaya, menjaga agar backup data online dan siap simpan, cara menyederhanakan pengelolaan backup dan bagaimana memenuhi kebutuhan retensi data, pengamanan dan menjalin keterse- diaan data saat dibutuhkan.

Deduplikasi adalah salah satu teknologi yang memungkinkan kemampuan storage untuk menghindari pengula-ngan data, menghemat ruang penyimpanan serta meningkatkan sistem backup yang adopsinya paling cepat dalam sejarah sistem penyimpanan.

HP menyediakan 2 metode deduplikasi data sesuai skala bisnis.  Di UKM, misalnya, HP mengintegrasikan fungsi deduplikasi ke solusi HP StorageWorks D2D Backup Systems yang bersifat dinamis karena efektif biaya dan mudah serta cepat dalam pengelolaan maupun instalasinya.

"Di produk kami penghematan biayanya mencapai 45% dibandingkan sistem serupa lainnya," ujarnya.

Di segmen enterprise, HP memprioritaskan performa di samping kapasitas dalam HP StorageWorks Virtual Library Systems dengan pengelolaan tunggal.

"Di VLS deduplikasi akan terakselerasi. Sistem ini juga mempercepat backup dan memberikan kapasitas disk 50 kali lebih besar untuk menjamin akses data yang tersimpan," tutur Dickerson.

HP menyediakan kapasitas storage D2D antara lain 3 terrabyte (TB) dan 4,5TB serta 9TB. Sementara di VLS kapasitas yang disediakan antara lain 1 petabyte.

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS
  • Telekomunikasi tumbuh 10%
    Insentif bea masuk kabel optik disiapkan