Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 20/08/2008
Pelanggan 3G Telkomsel 6,2 juta
JAKARTA: Telkomsel menjaring 6,2 juta pengguna 3G dari total 55 juta pelanggan yang sebagian di antaranya antusias mengakses konten termasuk game.
General Manager Value Added Services Telkomsel Anyia Rumonda mengatakan sejak meluncurkan layanan 3G pertama kali pada 14 September 2006, pelanggan 3G Telkomsel terus meningkat signifikan dan kini menjadi 6,2 juta.
"Animo ini berpotensi besar mengingat pertumbuhan pelanggan 3G secara umum baik dari pelanggan existing dan penetrasi ponsel 3G yang makin murah dan beragam," ujarnya baru-baru ini.
Kiskenda Suriaharja, Dirut Telkomsel, mengatakan saat ini layanan value added service (jasa nilai tambah) telah menyumbang sekitar 6% pendapatan operator itu. Adapun untuk menarik animo penggunaan 3G, Telkomsel gencar menjalin kerja sama konten dengan perusahaan global.
Menurut Kiskenda, pihaknya lebih memprioritaskan pembangunan industri dengan strategi menghubungkan perusahaan konten terbesar di dunia dengan pasar seluler terbesar di Indonesia.
"Bagi kami yang penting entry point-nya untuk kemudian kami mengembangkannya bersama-sama," katanya.
Telkomsel telah menjalin kerja sama dengan Jum Up Pte Ltd-anggota jaringan Jamba, salah satu penyedia konten terbesar dunia-dalam memasarkan konten tokoh kartun serial TV berupa nada dering, nada sambung pribadi, true tone dan wallpaper.
Telkomsel akan menggunakan konten-konten tokoh-tokoh kartun terkenal produksi Fox seperti Flinstone dan Nemo.
Direktur Niaga Telkomsel Richard Tan memperkirakan sedikitnya 10% dari total basis pelanggan akan men-download konten tersebut.
Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- AKSES
India tunda nomor portabel - AKSES
Wikipedia galang sumbangan - AKSES
IBM akuisisi ILOG - E-STRATEGY
Berbagi infrastruktur TI perusahaan - Belanja server capai US$159 juta
Penggunaan sumber terbuka meningkat