Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 21/08/2008

XL resmikan BTS ke-14.000

JAKARTA: PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) memproyeksikan pembangunan 28 base transceiver station (BTS) di Papua menyusul peresmian BTS ke-14.000 di Hamadi, Jayapura.

Joy Wahyudi, Direktur Niaga PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL), mengatakan pihaknya akan menggenapkan penyediaan BTS menjadi 28 BTS di Papua pada akhir tahun ini.

"Kami menargetkan tersedia 28 BTS hingga akhir tahun untuk mendukung komunikasi di wilayah Jayapura" ujarnya kemarin.

Di Jayapura, XL telah memiliki 15 BTS dan satu base station controller (BSC). Dalam waktu dekat operator itu akan mengintegrasikan 11 BTS lagi dengan sejumlah mobile switching center (MSC) untuk meningkatkan kualitas layanan masyarakat Papua.

Joy mengatakan itu seusai mendampingi Menkominfo Mohammad Nuh saat melakukan conference call yang berjalan baik dan jelas dari gedung Depkominfo, Jakarta, dengan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar dan Dirut XL Hasnul Suhaimi di Papua.

XL kemarin meresmikan BTS ke-14.000 yang dibangun di Hamadi, Jayapura, yang sekaligus menandai 12 tahun upaya ekspansi operator tersebut untuk menggelar layanan dari Sabang sampai Merauke.

Menurut Joy, saat ini pihaknya telah menjangkau Kota Jayapura dan sekitarnya, Manokwari, Sorong, Timika, Biak, dan Merauke.

Di daerah tersebut, XL belum memiliki jaringan backbone kecuali mengandalkan teknologi satelit.

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS
  • Telekomunikasi tumbuh 10%
    Insentif bea masuk kabel optik disiapkan