Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 21/08/2008
MONITOR
Belanja TI dunia US$3,4 triliun
JAKARTA: Resesi ekonomi dunia ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap industri teknologi informasi, karena belanja TI dunia tahun ini diperkirakan meningkat 8% dari tahun lalu menjadi US$3,4 triliun.
Laporan Gartner menyebutkan penurunan nilai tukar dolar AS justru memberikan berkah terselubung bagi industri TI. Lembaga riset itu mengakui angka pertumbuhan belanja TI dunia tahun ini masih di bawah angka pertumbuhan 2007 yang mencapai 11%.
“Resesi ekonomi dunia yang dipicu oleh resesi ekonomi AS tak akan berpengaruh terhadap belanja TI dunia. Kita akan melihat angka penurunan, tetapi secara fundamental belanja TI dunia tetap kuat,” ujar Jim Tully, Vice President Gartner, dalam laporan itu.
Pola belanja TI dunia saat ini mulai mengarah pada outsourcing atau alih daya dengan mengurangi belanja hardware (peranti keras) dan software (peranti lunak). Pengadaan peranti keras dan peranti lunak lebih banyak dilakukan dengan menyewa melalui jasa layanan alih daya. (Bisnis/sut)
bisnis.com
Berita Lain
- MONITOR
CDMA jangkau 106 negara - AKSES
India tunda nomor portabel - AKSES
Wikipedia galang sumbangan - AKSES
IBM akuisisi ILOG - E-STRATEGY
Berbagi infrastruktur TI perusahaan