Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 28/08/2008

Telkomsel meraih izin remittance BI

JAKARTA: PT Telkomsel berhasil meraih izin khusus dari Bank Indonesia sebagai perusahaan jasa pengiriman uang, sehingga operator tersebut sudah dapat menggelar layanan jasa pengiriman uang (remittance) tenaga kerja Indonesia (TKI).

Kiskenda Suriahardja, Dirut PT Telkomsel, menuturkan pihaknya telah mendapatkan izin dari BI untuk memberikan layanan remittance.

"Izin ini kami dapat Agustus ini dan Insya Allah akan dapat digunakan segera," ujarnya seusai peluncuran Telkomsel Siaga kemarin.

Menurut dia, proses mendapatkan izin tersebut membutuhkan waktu dan melalui tahapan uji tuntas.

"Izin ini tidak semudah izin mendapatkan lisensi untuk alat pembayaran menggunakan kartu [APMK]. Kini yang jelas di mobile wallet T-Cash sudah dapat untuk remittance maupun untuk transaksi pembayaran," paparnya.

Telkomsel telah menggandeng Bank BNI dalam merancang program mobile wallet untuk memberikan solusi remittance (pengiriman uang) secara mudah dari para tenaga kerja Indonesia di Hong Kong ke Indonesia.

Selain menggandeng BNI, Telkomsel bekerja sama dengan operator seluler terkemuka di Hong Kong yaitu CSL dan Shinetown Mobile dalam layanan Simpati Kangen.

Pengiriman uang ke kampung halaman nantinya dapat dilakukan lebih mudah, murah dan cepat. TKI cukup menyimpan uangnya di BNI Hong Kong, kemudian untuk mengirimkannya cukup dengan short message service (SMS).

Adapun penerima kiriman dalam melakukan pengambilan dana (cash out) di kantor cabang dan ATM BNI di daerah masing-masing. Penerima kiriman SMS T-Cash juga dapat menguangkan fasilitas elektronik tersebut di seluruh merchant T-Cash yang sudah berjalan saat ini yaitu di Indomaret dan Fuji Image Plaza.

Telkomsel Siaga


Dalam peluncuran Telkomsel Siaga ke-12 untuk mengantisipasi trafik selama puasa dan Lebaran, kemarin manajemen Telkomsel menyatakan telah menyetel jaringannya sesuai dengan pola pemakaian dan pola pemudik.

Kiskenda mengatakan pihaknya telah meningkatkan kapasitas pengiriman layanan pesan singkat (SMS) tiga kali lipat menjadi 43.000 SMS per detik dari sekitar 16.000 SMS per detik pada kondisi normal.

"Konfigurasi jaringan sudah kami set akan match dengan perilaku pemudik," ujarnya.

Dia berpendapat pola komunikasi akan berubah seiring dengan penurunan tarif SMS yang semakin kompetitif terhadap tarif percakapan.

Secara total kapasitas infrastruktur jaringan terintegrasi (integrated network) operator tersebut dipatok dapat menangani kebutuhan 65 juta pengguna. Adapun saat ini Telkomsel telah menjaring 58 juta pengguna seluler.

Dia menjelaskan biasanya trafik di Jawa Tengah yang merupakan basis pemudik mempunyai porsi terbesar, diikuti Jawat Barat dan Jawa Timur.

Operator itu menyatakan siap membuka pelayanan seperti Posko Telkomsel Siaga di 55 titik di sepanjang jalur mudik di Jawa dan Sumatra. Telkomsel akan bekerja sama dengan sekitar 200 mitra, mulai dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, asuransi, agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil, media televisi hingga mitra penyedia konten layanan seluler. (roni.yunianto@bisnis.co.id)

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • AKSES
    Lonjakan trafik XL 400%
  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS