Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 28/08/2008

SAP incar bisnis real estat

JAKARTA:  PT SAP Indonesia memenetrasi pasar enterprise resource planning dan business intelligent di sektor real estat menyusul implementasi solusi itu di PT Duta Pertiwi Tbk.

Singgih Wandojo, Marketing Director PT SAP Indonesia menuturkan proyek tersebut menjadi kunci bagi pihaknya dalam memenetrasi sektor real estat.

"Ini pertama bagi kami di industri real estat  dan menjadi semacam proyek mercusuar karena kami ingin menjangkau industri-industri baru yang kami perkirakan berkembang," ujarnya dalam jumpa pers SAP kemarin.

Menurut dia, ke depannya langkah implementasi itu akan diikuti oleh lebih banyak lagi perusahaan di bidang real estat dibawah Grup Sinar Mas yang memercayakan solusi SAP untuk mendukung proses bisnisnya. Solusi itu mencakup enterprise resource planning dan business intelligent (BI).

PT Duta Pertiwi Tbk adalah salah satu perusahaan real estat di Indonesia yang sukses membangun proyek permukiman atau kota mandiri, Bumi Serpong Damai, sebagai salah satu yang terbesar yang pernah dibangun oleh pengembang swasta. Kawasan BSD saat ini telah ditempati sekitar 30.000 rumah.

Harry Hartanto, Direktur Utama PT Duta Pertiwi Tbk, menuturkan solusi SAP akan membantu dalam manajemen bisnis perusahaan publik itu.

"Ini membantu kami dalam menangani transaksi sehari-hari baik dalam hal keuangan, pemasaran dan pengolahan data untuk melihat potensi bisnis ke depan," ujarnya.

Menurut Harry, sistem lebih sederhana dan tersentralisasi dibandingkan dengan sistem yang lama yang kini sudah ditinggalkan. "Kami sudah drop sistem lama, dan Agustus ini SAP go-live untuk operasional sehari-hari."

Dengan demikian, lanjutnya, dukungan sistem dan pelayanan pelanggan  akan menjadi lebih baik karena proses menjadi efisien, terintegrasi dan terotomatisasi sesuai dengan best practice yang ada.

Implementasi SAP di PT Duta Pertiwi Tbk membutuhkan waktu satu tahun dengan melibatkan 8 modul mulai dari distribusi penjualan, keuangan, manajemen material, pengendalian, pemeliharaan, sistem proyek hingga pelayanan pelanggan yang akan dimanfaatkan oleh semua unit bisnis yang mencakup perumahan, komersial, properti, hotel, dan lainnya.

Solusi ERP tersebut juga memungkinkan pengelola BSD City itu dalam mengoptimalkan penggunaan buku kas bagi proyek konstruksi oleh keuangan, pengembangan proyek dan pelaksanaannya.

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS
  • Telekomunikasi tumbuh 10%
    Insentif bea masuk kabel optik disiapkan