Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 29/08/2008
XL naikkan 1,5 kapasitas jaringan
JAKARTA: PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) meningkatkan kapasitas jaringan sebesar 1,5 kali lipat untuk mengantisipasi menjelang Ramadan dan Lebaran.
Dian Siswarini, Network Operation Director PT Excelcomindo Pratama Tbk, menuturkan pihaknya telah melakukan antisipasi menghadapi lonjakan trafik selama Ramadan hingga Lebaran.
"Tahun ini lonjakan akan lebih dari 100%. Untuk itu kapasitas jaringan kami tambah hingga 1,5 kali. Adapun di daerah tujuan mudik kami tingkatkan lebih dari dua kali," ujarnya.
Dalam mengantisipasi trafik, tahun ini XL melakukan pendekatan teknis pengalihan trafik yang sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun lalu.
"Jika tahun lalu kami memindahkan modul-modul MSC ke daerah lonjakan trafik, tahun ini kami alihkan trafik [tidak dengan memindahkan alat], tetapi dengan teknologi software full resources," ujarnya.
Adapun penambahan kapasitas di jalur mudik akan mencakup hotspot-hotspot, seperti terminal, jalur pantura, dan titik-titik kemacetan. "Kami siapkan 40 mobile base transceiver station [BTS] untuk kantong-kantong mudik dan pusat-pusat keramaian sehingga lonjakan trafik akan tertangani," tegasnya.
Kendati trafik suara dan SMS sama-sama melonjak, XL memperkirakan porsi trafik komunikasi suara akan lebih besar dibandingkan dengan pesan singkat (SMS) terutama pada sore dan malam hari.
XL telah mengantisipasi lonjakan trafik SMS dengan menyediakan kapasitas sampai 6.500 SMS per detik. Pada jam-jam sibuk hari-hari normal, trafik SMS di jaringan XL biasanya mencapai 2.500 SMS per detik dengan total SMS 60 juta per hari. Adapun trafik panggilan keluar rata-rata adalah 380 juta per hari.
Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- AKSES
India tunda nomor portabel - AKSES
Wikipedia galang sumbangan - AKSES
IBM akuisisi ILOG - E-STRATEGY
Berbagi infrastruktur TI perusahaan - Belanja server capai US$159 juta
Penggunaan sumber terbuka meningkat