Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 05/09/2008

Telkom percepat pembangunan 53 BTS di Jatim

SURABAYA: Divisi Regional V Jawa Timur PT Telkom Tbk menggenjot penyelesaian instalasi 53 unit base transceiver station (BTS) dan mempersiapkan penambahan 25 unit Mobile BTS baru guna mengantisipasi lonjakan trafik saat Lebaran.

Ketut Budi Utama, General Manager Divisi Fixed Wireless Network Area I Divre V PT Telkom, mengatakan penyelesaian instalasi BTS itu untuk menambah kapasitas jaringan dari 670 BTS yang kini sudah operasional penuh. Adapun mobile BTS baru untuk mendukung enam Mobile BTS yang sudah lebih dulu eksis.

"Semua upaya itu kami persiapkan sebagai antisipasi terjadinya lonjakan trafik pada saat Lebaran terutama pada waktu H-3 hingga H+3," ujarnya  kemarin.

Berdasarkan pengalaman Lebaran sebelumnya, lanjutnya, tingkat mobilitas pelanggan Flexi di Jatim cukup tinggi sehingga berdampak pada lonjakan yang sangat tajam terhadap trafik.

Apalagi untuk Lebaran kali ini selain trafik SMS ada kemungkinan besar trafik suara juga akan meningkat menyusul kebijakan tarif murah yang dilakukan seluruh operator seluler di Indonesia.

Telkom Jatim, kata Ketut, telah menyiapkan kapasitas infrastruktur untuk 5 juta pelanggan. Persiapan itu dilakukan mengingat jumlah pelanggan Flexi di Jatim saat ini mencapai 3 juta, sedangkan saat Lebaran trafik SMS ataupun suara diperkirakan akan menjadi dua kali lipat lebih.

"Kami mesti jaga-jaga dan kalau bisa kapasitasnya masih ada lebih daripada kurang yang akhirnya membuat ketidaknyamanan pelanggan," katanya.

Selain itu, Telkom juga telah menaikkan kapasitas SMS Center menjadi sekitar 192 juta SMS per hari. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya overload yang berakibat pada penundaan pengiriman SMS.

Sebagai layanan penting bagi pemudik, BUMN ini telah menambah nomor Flexi Combo sebanyak dua kali lipat dibandingkan dengan  Lebaran tahun lalu atau sekitar 500.000 nomor.

Ketut optimistis aktivitas Combo ataupun isi ulang voucher Flexi pada Lebaran kali ini akan jauh lebih cepat. Pasalnya oporator pelat merah ini telah menyelesaikan penambahan kapasitas wireless intelligent network (WIN).

"Kecepatan mesin kami yang semula hanya sekitar 12 juta voucher saat ini bisa mencapai 16,8 juta atau naik sekitar 40%," tegasnya.

Dia berharap tingkat kecepatan tersebut akan dapat mendorong peningkatan aktivitas penjualan Flexi secara umum. 

Sebagaimana diketahui, sejak diluncurkan di Jatim beberapa waktu lalu, Flexi Jumbo telah berhasil mendongkrak penjualan kartu perdana Flexi hingga 40% per bulan.

Oleh Dwi Wahyuni
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS
  • Telekomunikasi tumbuh 10%
    Insentif bea masuk kabel optik disiapkan