Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 08/09/2008

INOVASI
Komputer mobil terpadu ala Eropa

Peneliti Eropa telah mengembangkan komputer khusus yang ditaruh di dashboard. Komputer ini berfungsi sebagai perantara buat semua peranti cerdas yang mulai menjamur buat mobil. Contoh peranti ini adalah GPS (global positioning system), ponsel, PDA, dan teknologi mobil cerdas lainnya. Komputer ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan berkendara.

Saat ini terdapat puluhan proyek riset di seluruh Eropa yang bertujuan memperbaiki keamanan kendaraan, dan mengembangkan mobil cerdas. Akan tetapi, semua sistem ini kemudian harus ditambahkan pada peranti yang sudah ada di kendaraan.

Di Eropa saat ini sudah terdapat sistem cerdas dalam kendaraan seperti pembuka pintu dan peringatan sabuk pengaman. Ini rencananya akan ditambah dengan sistem bantuan perubahan lajur, deteksi kecelakaan, dan lain-lainnya, yang semuanya bertujuan membantu pengemudi agar dapat berkendara dengan aman dan efisien.

Meskipun bertujuan sebagai pengamanan, terlalu banyaknya sistem cerdas dalam kendaraan ini juga membawa masalah tersendiri. "Terdapat risiko nyata bahwa pengemudi jadi kewalahan bila sistem cerdas berlipat ganda jumlahnya," ujar Angelos Amditis, manajer diseminasi AIDE (Adaptive Integrated Driver-vehicle Interface), seperti yang dikutip layanan berita penelitian ICT Results.

Menurut Amditis, begitu banyak hal yang mungkin menuntut perhatian pengemudi dari semua sistem baru ini, yang membuat mereka bisa jadi kehilangan konsentrasi.

AIDE, sebuah proyek yang didanai oleh Uni Eropa, bertujuan menangani masalah potensial ini dengan mengembangkan antarmuka adaptif terintegrasi untuk kendaraan. Sistem AIDE ini menjadi pusat buat semua sistem yang beroperasi di mobil, dan berinteraksi dengan pengemudi. Semua informasi dari berbagai komponen masukan dan keluaran, seperti sistem penghindar tabrakan dan unit telepon seluler. Informasi ini kemudian dikoordinasikan.

Sebagai pusat informasi AIDE dapat memprioritaskan informasi yang paling penting dan urgen, berdasarkan kondisi pengemudi dan keadaan di sekitarnya. Peringatan lain yang tidak esensial bisa ditunda sampai waktu yang lebih tepat.

Contohnya, ketika mobil mendekati persimpangan yang rawan, AIDE ini dapat menunda semua panggilan telepon dan pesan pendek. Komputer mobil ini juga dapat mendeteksi apabila pengemudi sedang kehilangan konsentrasi dan membunyikan peringatan dengan suara lebih keras.

Oleh Gombang Nan Cengka
Kontributor Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS
  • Telekomunikasi tumbuh 10%
    Insentif bea masuk kabel optik disiapkan