Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Senin, 06/10/2008
Google mulai 'ganggu' pasar ponsel cerdas
JAKARTA: Kehadiran sistem operasi telepon seluler cerdas Android buatan Google diperkirakan segera menggerogoti para vendor mapan seperti Symbian dan Microsoft.
Android diperkirakan merebut 4% pangsa pasar sistem operasi telepon seluler cerdas di AS pada triwulan IV tahun ini.
Neil Mawston, Director Wireless Device Strategies pada Strategy Analytics, mengatakan lembaganya memperkirakan penjualan ponsel cerdas di pasar AS selama triwulan IV tahun ini akan mencapai 10,5 juta unit.
"Kami memperkirakan ponsel dengan sistem operasi Android dari Google akan mencapai 0,4 juta unit atau 4% dari keseluruhan pangsa pasar," ujarnya seperti dikutip Associated Press baru-baru ini.
Produksi ponsel dengan sistem operasi Android saat ini dipimpin oleh HTC dari Taiwan. Android akan masuk pasar yang sebelumnya sudah disesaki oleh RIM Blackberry, Microsoft, Apple, Palm, Symbian, serta LiMo.
Pada pekan terakhir September, T-Mobile dari AS memamerkan ponsel G1 yang menggunakan sistem operasi Android dari Google. Ponsel ini memiliki kemiripan dengan iPhone dari Apple yang mengandalkan layar sentuh.
Akan tetapi, ponsel T-Mobile itu juga dilengkapi dengan trackball, keyboard yang dapat digeser serta kemudahan akses ke program peta dan e-mail Google. Fitur-fitur itu tidak tersedia pada iPhone.
T-Mobile menyatakan akan menjual G1 dengan harga mulai US$179 per unit melalui sistem kontrak.
Produk ini diperkirakan tersedia di pasar AS mulai akhir Oktober, dan masuk Inggris serta Eropa pada awal tahun depan.
Motorola juga dilaporkan menambah jumlah anggota tim yang bertugas menyiapkan ponsel dengan system operasi Android.
Sementara itu, penjualan telepon seluler cerdas dunia selama triwulan II/2008 diperkirakan mencapai 32,2 juta unit, tumbuh 15,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lembaga riset Gartner memperkirakan proporsi penjualan ponsel cerdas terhadap keseluruhan produk ponsel dunia tetap stabil pada kisaran 11%.
Oleh Setyardi Widodo
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- AKSES
D-Link rilis router untuk UKM - E-STRATEGY
Proses masih menjadi kendala dalam manajemen pengetahuan - Axis siap tambah 3.000 menara
- Netbook: Welcome prosesor ARM
- Pemerintah diminta optimalkan TIK