Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 07/10/2008

'Fitur jadi pendorong pembelian storage'

JAKARTA: Eksekutif Hewlett-Packard menegaskan fitur pengelolaan telah menjadi kunci pendorong pembelian sistem penyimpanan berkinerja tinggi dewasa ini.

Chris Powers, Director XP Business Unit Hewlett-Packard Worldwide, menuturkan sejumlah pertimbangan membeli storage berkinerja tinggi didasarkan pada banyak hal termasuk langkah akuisisi untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan lainnya.

"Adapun, fitur dan fungsionalitas storage tetap menjadi pertimbangan utama," ujarnya menjawab Bisnis di sela-sela pemaparan rekor baru kinerja storage XP24000, baru-baru ini.

Menurut Powers, faktor itu menjadi kunci karena administrator TI sangat mengandalkan fitur-fitur, seperti virtualisasi dan thin provisioning di tengah meningkatnya belanja TI dan kapasitas untuk data.

Sebagai contoh, kebutuhan kapasitas storage saat ini sudah sama dengan dua kali kapasitas storage pada 2004 atau tiga kali lipat kapasitas pada 2003 dan bahkan 36 kali kapasitas storage pada 1997.

Kemampuan thin provisioning adalah kemampuan sistem storage dalam mengalokasikan kapasitas dan layanan ke server secara mudah, memadai dan tepat waktu sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis. HP, katanya, membawa kemampuan thin provisioning yang dinamis sampai 90%. "Sebagai pembanding, biasanya dari ratusan terrabyte kapasitas yang disediakan sistem terdapat 30% kapasitas tidak digunakan."

Powers juga menyoroti aspek penting lain sebagai pertimbangan, yaitu total biaya kepemilikan. Penempatan storage XP sebagai sistem pusat diklaim akan mampu menyederhanakan pengelolaan storage eksternal dari ba- nyak platform atau vendor.

Hasilnya, menurutnya, konsolidasi tidak perlu membutuhkan banyak orang untuk mengelola pulau-pulau jaringan storage.

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • SOSOK
    Merintis Facebook dari panduan belajar
  • XL incar pertumbuhan 20%
  • Internet jadi andalan promosi wisata
  • 'Indonesia kurang pebisnis TI'
  • 'Perangkat akses jinjing jadi tren tahun depan'
  • MONITOR
    iPhone dinilai paling andal
  • Dua konsorsium siapkan uji coba mobile TV
  • MicroWorld garap pasar antivirus RI
  • Ponsel kelas bawah terimbas kurs dolar