Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 08/10/2008

AMD segera melepas pabrik

JAKARTA: Advanced Micro Devices Inc (AMD) dijadwalkan mengumumkan rencana perusahaan prosesor tersebut untuk melepas (spin off) kegiatan operasi pabriknya sebagai usaha untuk mengurangi utangnya, pada Selasa waktu AS.

AMD diperkirakan segera mengalihkan proses pabrikasinya ke pihak lain melalui sebuah kerja sama baru. Proyek kerja sama membangun perusahaan patungan ini akan didanai oleh grup investasi dan juga akan dibantu oleh pemerintahan Abu Dhabi.

Menurut Associated Press, perusahaan patungan itu akan mengambil alih fasilitas pabrikasi AMD, termasuk pabrik besar yang ada di Jerman, dan memasok chip sesuai dengan pesanan AMD.

Bloomberg melaporkan pihak Pemerintah Abu Dhabi akan menggelontorkan dana US$700 juta untuk mengambil alih pabrik AMD.

Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk menjalankan dua pabrik AMD yang berada di Jerman dan satu pabrik baru rencananya akan dibangun di New York. Pemerintah Abu Dhabi akan mengeluarkan sedikitnya US$8,4 miliar untuk mengambil alih dan membangun dua perusahaan baru.

Rencananya, pembangunan pabrik di New York akan dilakukan tahun depan yang akan mempekerjakan 1.400 orang pegawai jika pemeritahan kota New York bersedia memberikan insentif keuangan pada perusahaan tersebut.

Doug Grose yang kini menjabat Senior Vice President of Technology AMD akan diangkat sebagai Chief Executive di perusahaan baru tersebut.

Perusahaan baru yang mengambil alih pabrik AMD nantinya akan menanggung utang AMD senilai US$1,2 miliar, serta akan mendapatkan dana segar dari Abu Dhabi sebesar US$6 miliar untuk memperluas pabrik, dan US$1,4 miliar lagi untuk biaya operasi.

Wall Street melihat pemisahan antara kegiatan pabrikasi dan pengembangan chip adalah strategi yang cerdas. Lembaga bursa yang berbasis New York itu menganggap dengan menaruh investasi lebih banyak pada pengembangan chip maka perusahaan itu akan lebih mudah untuk berkembang.

Pengalihan ini akan mengurangi banyak beban utang AMD yang membuat ruang gerak perusahaan tersebut untuk berkompetisi akan menjadi lebih mudah.

Seperti diketahui, pesaing terbesar AMD dalam pasar chip komputer saat ini adalah Intel. AMD pada beberapa tahun belakangan terpaksa menurunkan harga chip buatannya karena harus bersaing dengan kompetitor besarnya itu. (14)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • AKSES
    Lonjakan trafik XL 400%
  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS