Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 10/10/2008
Pemerintah optimistis tender ulang USO lancar
BANDUNG: Pemerintah optimistis tender ulang proyek telepon perdesaan melalui skema universal service obligation atau USO pada akhir tahun ini akan berjalan mulus tanpa adanya gugatan hukum ulangan dari peserta tender.
Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh mengungkapkan pihaknya sedang mempersiapkan skema tender baru yang fokus pada perbaikan sistem untuk memberi keadilan kepada semua peserta tender.
"Tim tender akan segera presentasi hal ini kepada saya. Mereka akan paparkan [sistem baru] yang sudah disiapkan sebab tender lama kan berbasis data dua tahun lalu," katanya seusai silaturahmi Idulfitri di Universitas Pendidikan Indonesia, Rabu.
Menurut dia, pihaknya sudah menginstruksikan perubahan sistem dengan mengacu data mutakhir sehingga tujuan penetrasi telepon yang lebih meluas diharapkan bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia.
"Kalau dulu hanya ada 11 zona, beberapa kecamatan belum tercakup, sekarang zona yang dilayani lebih luas. Makin banyak kecamatan yang akan terlayani dalam telepon perdesaan ini," ungkapnya.
Pemerintah memastikan tender ulang USO akan dilakukan dengan memperhitungkan waktu implementasi jaringan tahap pertama atau sebelum akhir tahun ini menyusul rampungnya proses hukum yang sempat mengganjal tender itu (Bisnis, 7 Oktober).
Gugatan hukum dilakukan PT Asia Cellular Satellite (ACeS) terhadap BTIP, berkaitan dengan pembatalan tender USO yang sudah memasuki tahap akhir yang diikuti dua peserta yaitu ACeS dan PT Telkom Tbk.
Dalam penawaran, Telkom mengajukan harga sebesar Rp5,06 triliun sedangkan ACeS sekitar Rp1,71 triliun. ACeS berkeyakinan memenangi tender USO, tetapi praktiknya tender dibatalkan.
Menkominfo melanjutkan sistem baru juga dibuat lebih jelas guna menghindari multitafsir dari peserta tender pada poin-poin penyelenggaraan tender sebagaimana terjadi pada peristiwa terdahulu.
Nuh mengungkapkan pihaknya akan memberi penjelasan tegas dalam poin itu, sehingga tidak akan ada lagi polemik pada kemudian hari.
Oleh Muhammad Sufyan
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- AKSES
India tunda nomor portabel - AKSES
Wikipedia galang sumbangan - AKSES
IBM akuisisi ILOG - E-STRATEGY
Berbagi infrastruktur TI perusahaan - Belanja server capai US$159 juta
Penggunaan sumber terbuka meningkat