Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 11/10/2008
ETALASE
Menjaring e-mail dengan si Badai
Setelah lama ditunggu para penggemar Blackberry, akhirnya Research In Motion Ltd (RIM) mengumumkan kehadiran produk telepon seluler pertama yang dilengkapi dengan layar sentuh ukuran lebar.
Produk yang diberi nama Blackberry Storm alias Si Badai itu akan menjadi pesaing iPhone buatan Apple karena kemiripan desainnya. RIM selama ini dikenal sebagai pembuat perangkat Blackberry yang menonjolkan fitur e-mail dan memiliki papan ketik ukuran besar.
Storm menjadi model pertama dari produk RIM yang tanpa dilengkapi dengan papan ketik dan mengandalkan pemasukan data melalui layar yang menutupi hampir keseluruhan badan ponsel.
Sebagai produk RIM, fitur e-mail dan chatting khas Blackberry tetap menjadi unggulan pada Storm.
Desain Storm memiliki banyak kemiripan dengan desain iPhone buatan Apple. Bedanya, RIM mencoba mengatasi keluhan para pengguna iPhone mengenai layar yang terbuat dari kaca yang membuat proses pengetikan kurang nyaman karena tidak ada feedback ketukan.
Layar besar Blackberry Storm akan dilengkapi dengan semacam cairan sehingga jika ditekan akan memberikan umpan balik ke jari seolah-olah mengetik pada keypad biasa.
Storm akan dijual melalui operator Verizon Wireless untuk pasar AS serta Vodafone Group PLC untuk pelanggan di luar AS. RIM belum mengumumkan harga yang ditetapkan untuk produk terbarunya itu.
Munculnya jajaran produk baru RIM yang dilengkapi layar sentuh bagi konsumen yang selama ini kecanduan e-mail tidak lepas dari keberhasilan Apple dalam memopulerkan iPhone.
Pangsa pasar RIM pada segmen ponsel cerdas di AS masih bertahan pada di atas 50%. Namun demikian, Apple berhasil untuk terus meningkatkan pangsa pasarnya. (Bisnis/swi)
bisnis.com
Berita Lain
- AKSES
India tunda nomor portabel - AKSES
Wikipedia galang sumbangan - AKSES
IBM akuisisi ILOG - E-STRATEGY
Berbagi infrastruktur TI perusahaan - Belanja server capai US$159 juta
Penggunaan sumber terbuka meningkat