Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 18/11/2008

Ponsel kelas bawah terimbas kurs dolar

JAKARTA: Melemahnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS berdampak pada industri ponsel dalam negeri. Dolar AS yang sempat diperdagangkan pada tingkat Rp11.000 menyebabkan harga jual ponsel naik.

Zenko Gunawan, Presiden Direktur PT Lintas Cakrawala Persada produsen dan distributor ponsel ViTELL, menuturkan kenaikan harga ponsel sangat dirasakan di segmen ponsel low-end atau kelas bawah.

"Segmen ini paling merasakan dampak melemahnya rupiah yang terjadi saat ini. Pasar yang shock membuat calon pembeli menahan untuk membeli ponsel, padahal low-end menguasai 70% penjualan ponsel di Indonesia," ujar Zenko, baru-baru ini.

Dia memperkirakan setelah Lebaran dan menjelang akhir tahun, tren konsumsi masyarakat akan mengalami perubahan dari biasanya.

Masyarakat kini cenderung mengalokasikan dana yang mereka miliki untuk kegiatan berlibur.

Untuk mengembalikan gairah pasar ponsel, tuturnya, PT Lintas melakukan berbagai kegiatan pemasaran yang berorientasi pada konsumen, antara lain melalui pameran yang diadakan di beberapa mal di Jakarta di antaranya di ITC Roxy Mas.

Adapun, saat pameran berlangsung, distributor juga memberikan bonus berupa ponsel tambahan untuk setiap pembelian ponsel tertentu.

Kendati nilai tukar berfluktuasi, Zenko optimistis, ponsel ViTELL akan mencapai target penjualan 300.000 unit atau tembus dari target itu sampai akhir tahun ini.

Menurut dia, kualitas dan strategi pemasaran yang tepat membantu pihaknya mencapai target penjualan tahun ini. Adapun, hingga akhir Oktober 2008, PT Lintas telah mencatat penjualan lebih dari 200.000 unit.

Jumlah ini hampir mendekati target penjualan yang ditetapkan perusahaan, yaitu sebesar 300.000 unit hingga akhir 2008.

Salah satu tipe ponsel ViTELL yang mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat adalah tipe V299 karena fiturnya yang mudah digunakan, desain yang gaya, dan harga yang terjangkau. Seri itu diminati operator PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) dalam program paket.

Seri tersebut telah mencapai lebih dari 100.000 unit, dan akan terus meningkat mengingat produksi dan pemasarannya masih terus dilakukan.

Oleh Roni Yunianto
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS
  • Telekomunikasi tumbuh 10%
    Insentif bea masuk kabel optik disiapkan