Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 19/11/2008
XL incar pertumbuhan 20%
MEDAN: PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) menyiapkan belanja investasi sekitar US$700 juta-US$800 juta pada tahun depan guna mengejar target pertumbuhan pendapatan sekitar 15%-20%.
Direktur Niaga XL Joy Wahyudi mengemukakan pihaknya tetap optimistis dapat mewujudkan target pertumbuhan pendapatan tersebut pada tahun depan, meskipun secara umum dampak krisis finansial global mengadang pertumbuhan pendapatan operator telekomunikasi seluler pada 2 tahun ke depan.
"Memang dampak krisis finansial global ini akan memberikan pengaruh cukup besar terhadap laju pertumbuhan pendapatan perusahaan seluler. Akan tetapi, kami akan berusaha memenuhi target pertumbuhan pendapatan kami sekitar 15%-20%," katanya kepada Bisnis di sela-sela peresmian Graha XL Regional Barat di Medan, belum lama ini.
Dia mengungkapkan belanja investasi tahun 2009, memang lebih rendah dari belanja investasi 2008 sebesar US$1,4 miliar karena situasi pasar telekomunikasi seluler tahun depan diperkirakan tidak sebaik tahun ini. "Saya kira hal serupa juga akan dilakukan perusahaan telekomunikasi seluler lainnya."
Alokasi belanja investasi tersebut, lanjutnya, sebagian besar akan diperuntukkan bagi perluasan jaringan dan peningkatan kualitas jaringan, termasuk juga peningkatan kualitas pelayanan.
Dia tidak memerinci lebih lanjut alokasi belanja investasi per regional. Namun, sambungnya, alokasi investasi per wilayah ditentukan pada potensi pertumbuhan masing-masing wilayah.
"Karena Sumatra terutama Sumatra Utara adalah salah satu wilayah potensial yang memberi kontribusi pendapatan signifikan, saya kira alokasi investasi akan lebih besar."
Jangkau kecamatan
Vice President Regional West Agus P. Simorangkir mengatakan pihaknya akan lebih intensif melakukan perluasan jaringan ke seluruh wilayah kecamatan se-Sumut sebagai salah satu upaya menggenjot pertumbuhan pelanggan.
"Kami menargetkan pelanggan XL di Sumut bisa mencapai 5 juta pelanggan pada tahun depan," tuturnya.
Direktur utama XL Hasnul Suhaimi mengatakan pihaknya membangun base transceiver station (BTS) di daerah terpencil untuk membuka perluasan dan menyediakan layanan telekomunikasi seluler kepada masyarakat tertinggal.
"Salah satu buktinya, kami merealisasikan pembangunan BTS di Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, ini sebagai BTS ke 15.300 se-Indonesia,'' katanya saat peresmian BTS Muara Sipongi. (msi/k5)
Oleh Yusran Yunus
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- AKSES
India tunda nomor portabel - AKSES
Wikipedia galang sumbangan - AKSES
IBM akuisisi ILOG - E-STRATEGY
Berbagi infrastruktur TI perusahaan - 'UC mengarah ke unified workplace'