Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edis Harian » Teknologi Informasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 21/11/2008

Axis siap tambah 3.000 menara

JAKARTA: PT Natrindo Telepon Seluler menganggarkan dana US$1 miliar untuk belanja modal tahun ini guna memperluas jangkauan serta meningkatkan kapasitas jaringannya di daerah-daerah yang sudah menjadi area cakupan. Adapun untuk 2009, operator dengan mereka dagang Axis itu berencana mengalokasikan belanja modal US$800 juta.

Johan Buse, Chief Marketing Officer PT Natrindo Telepon Seluler, mengatakan perusahaannya akan membangun 3.000 base transceiver station (BTS) lagi untuk meningkatkan kapasitas jaringannya hingga menjadi 6.000 BTS pada tahun depan.

"Saat ini kami akan fokus untuk meningkatkan jaringan di Jawa dan Sumatra, di antaranya Medan, Batam, dan Pekanbaru," ujarnya pada acara peluncuran layanan Bonus SMS sepanjang tahun, baru-baru ini.

Ben Soppit, Head of Corporate Strategy and Business Development PT Natrindo Telepon Seluler, menuturkan tahun depan Axis menargetkan akan menjangkau 65% dari area cakupan jaringan telepon seluler di Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa jaringan seluler saat ini baru mencakup setengah dari penduduk Indonesia atau menjangkau 130 juta jiwa. Sebanyak 50% dari menara pemancar BTS yang digunakan Axis dibangun sendiri dan sisanya diperoleh dengan cara menyewa. Namun, tahun depan Axis akan meningkatkan porsi menara yang disewa menjadi 70%.

Axis telah menunjuk Huawei dan Ericsson untuk membangun perluasan jaringan Axis di Indonesia. Pada tahun mendatang Huwei direncanakan akan membangun 4.000 BTS di Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi. Adapun Ericsson akan membangun 2.100 BTS di Jakarta dan Sumatra.

Ben menjelaskan selain memperkuat jaringan GSM, Axis juga akan meningkatkan kapasitas 3G. Natrindo yang sahamnya dimiliki operator asal Saudi Arabia dan Malaysia ini mengklaim hingga saat ini produk Axisnya telah diakses lebih dari 2 juta pelanggan. (14)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Akses data jadi tren di Bali & Nusa Tenggara
  • Smartphone kuasai 10% pasar ponsel
  • Operator siap patuhi tarif batas bawah SMS
  • Telekomunikasi tumbuh 10%
    Insentif bea masuk kabel optik disiapkan