Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Umum


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 08/07/2008

Sejumlah DPR diduga terkait Azirwan-Amin

JAKARTA: Sejumlah anggota DPR disebut-sebut terlibat dalam kasus pemberian uang dari Sekda Bintan Azirwan kepada anggota Komisi IV DPR dari FPPP Al Amin Nur Nasution terkait dengan alih fungsi hutan lindung di pulau yang masuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

"Pertama kali Hilman Indra, waktu itu dia Wakil Ketua Komisi IV DPR yang menunjukkan kata-kata meminta," ungkap saksi Sagita Hariadin, penyelidik KPK yang bertugas melakukan penyadapan, dalam persidangan perkara suap alih fungsi hutan Bintan dengan terdakwa Sekda Bintan Azirwan di Pengadilan Khusus Tipikor, Jakarta, kemarin.

Dia mengungkapkan anggota DPR yang terlibat kontak pembicaraan dengan Azirwan yang membahas 'tawar-menawar' pemberian uang kepada anggota DPR terkait dengan alih fungsi hutan itu adalah Hilman Indra, Azwar Ches Putra, Sujud Sirajudin, Al Amin Nur Nasution dan Syafri Hutahuruk.

Dalam persidangan itu juga diputar rekaman pembicaraan antara Azirwan dan Bupati Bintan, Asnar Ahmad, yang menunjukkan bahwa pemberian uang itu sudah atas sepengetahuan Bupati.

"Saya sudah bilang Pak Dirman sama Pak Win, tolong itu dulu yang penting. Supaya orang-orang itu bisa dipegang semua. Tolong itu penuhi dulu, yang lain-lain nanti belakangan lah, jangan dicicil-cicil," kata Asnar kepada Azirwan dalam rekaman pembicaraan itu. (15/Jhon Andi Oktaveri)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • KRONIKA
    'Akui kemerdekaan 2 provinsi Georgia'
  • Gawat, kondisi batas Malindo
  • ICW usulkan skema kerja sosial bagi koruptor
  • Kasus Al Amin Nasution mulai disidangkan
  • KPK pelajari laporan Agus Condro
  • KRONIKA
    Eksekusi Amrozi tunggu waktu tepat
  • KRONIKA
    Hillary beri dukungan ke Obama
  • Melongok neraca keuangan MA
    Bagian terakhir dari dua tulisan
  • 'Koalisi PDIP-Golkar sulit'