Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Umum
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Senin, 21/07/2008
Polri selidiki kasus Adaro
JAKARTA: Polri tengah menyelidiki dugaan adanya unsur penipuan dalam penawaran umum perdana (IPO) PT Adaro Energy Tbk di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol. Bambang Kuncoko mengatakan laporan LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) tentang dugaan unsur penipuan Adaro sudah diproses untuk dijadikan bahan telaahan.
"Kewajiban penyelidik untuk menindaklanjuti semua laporan yang masuk dan kami sedang melakukan penelaahan guna menemukan unsur dugaan penipuan sebagaimana yang dilaporkan MAKI itu," katanya, kemarin.
Bambang menuturkan dalam proses penyelidikan pihaknya memang sedikit melakukan ekspos baik kepada publik maupun si pelapor karena untuk menjaga kerahasiaan dan mempermudah proses penyelidikan suatu kasus.
Ketika dimintai konfirmasi, Direktur Adaro Andre J. Mamuaya menyatakan masih meragukan perihal kebenaran adanya laporan MAKI ke polisi.
"[Saya] nggak bisa komentar karena laporan MAKI kami tahunya juga dari media," tulisnya dalam pesan singkat kepada Bisnis.
Pada 14 Juli lalu, MAKI melaporkan Adaro Energy ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan adanya unsur penipuan dalam IPO perusahaan itu di BEI. Laporan itu diajukan MAKI dalam bentuk tertulis.
Laporan dugaan penipuan ke Mabes Polri tersebut dipicu oleh ketidaklengkapan informasi yang diberikan Adaro sehubungan dengan risiko sengketa saham antara Adaro dan Beckkett. (15)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Kejagung didesak jelaskan SP3 Sjamsul Nursalim
- Bila McCain tawarkan kebanggaan menjadi Amerika
- Anwar Nasution dituding sakit hati
- EKSEKUTIF
Kuasai bahasa asing - KRONIKA
'Alex-Eddy unggul di Pilkada Sumsel'