Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Umum
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Senin, 08/09/2008
PKB: Dukungan Gus Dur untuk Yusril wajar
JAKARTA: Partai Kebangkitan Bangsa sampai saat ini belum menentukan calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu 2009 dan menganggap dukungan Abdurrahman Wahid kepada Yusril Ihza Mahendra sebagai sesuatu yang wajar.
Sekjen PKB versi Muhaimin Iskandar, Lukman Edy, mengatakan untuk menentukan capres dan cawapres pihaknya akan meminta masukan dari berbagai pihak, terutama sesepuh partai termasuk Gus Dur.
Ditanya soal pernyataan Yusril Ihza Mahendra yang mengaku mendapat dukungan Gus Dur untuk maju sebagai capres pada 2009, Lukman menilai dukungan Gus Dur itu wajar. "Gus Dur itu tempat sowan para tokoh, bahkan, pedagang saja diterima oleh beliau. Itu adalah karakter Gus Dur," katanya di Jakarta kemarin.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menegaskan target perolehan suara 20% pada Pemilu 2009 yang dipatok partainya bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai.
Muhaimin menyatakan target perolehan 20% suara merupakan implementasi optimalisasi kekuatan PKB bersama Nahdlatul Ulama (NU) dengan memaksimalkan basis pemilih di lingkungan pesantren, pemilih baru, dan pendukung baru.
Rinciannya, kata Muhaimin, 9,8%-10% pendukung fanatik, 5% pemilih rasional dengan pendekatan baru, dan 5% pemilih pemula. Hanya saja, tambahnya, untuk mencapai target itu diperlukan kerja keras dan peran aktif kader, terutama para caleg.
"Nah, sekarang mumpung Ramadan mari kita bekerja bersungguh-sungguh. Insya Allah PKB akan menang di urutan kedua," katanya pada acara yang digelar Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB dan diikuti 495 caleg tersebut.
Menurut dia, konflik internal yang sempat melanda PKB tidak akan terlalu banyak memengaruhi perolehan suara PKB karena partai-partai lain pun memiliki persoalannya sendiri. Selain itu, tantangan yang dihadapi juga relatif sama sehingga peluangnya pun tidak jauh berbeda.
Pada kesempatan itu, 495 calon anggota legislatif (caleg) PKB dibaiat secara khusus untuk tidak melakukan korupsi jika terpilih sebagai wakil rakyat. Baiat dilakukan oleh Ketua Dewan Syura PKB hasil Muktamar Luar Biasa Ancol KH Aziz Mansyur dalam rangkaian acara orientasi caleg PKB di Jakarta.
Secara simbolis Aziz membaiat sembilan caleg dari berbagai latar belakang mewakili caleg yang lain. Mereka adalah KH Cecep Syarifuddin (ulama), Abdullah Azwar Anas (fraksi), Ikhsan Abdullah (pengacara).
Selanjutnya Nursyahbani Katjasungkana (perempuan), Lily Khadijah Wahid (DPP), Mansyur Ahmad (profesional), Anas Thahir (PBNU), I Wayan Heryawan (kebangsaan), Idy Muzayyad (aktivis).
Antara
bisnis.com
Berita Lain
- KRONIKA
FPG: Segera relokasi warga - KRONIKA
Haram merokok dipersoalkan - KRONIKA
Obama & Bush bertemu lagi - Menag akui terima tunjangan Dana Abadi Umat
- Antony divonis 4,5 tahun, Hamka 3 tahun