Bisnis Indonesia Online » Harga » Emas
Selasa, 02/09/2008 08:10 WIB
Emas terseret minyak, pagi ini sentuh US$814
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Harga emas kembali terkoreksi pagi ini di London setelah harga minyak mentah turun hampir terendah empat bulan dan dolar AS menguat sehingga mengurangi permintaan untuk alternatif investasi dan antisipasi inflasi.
Harga emas sudah anjlok 13% sejak awal Juli ketika dolar AS terapresiasi 8% terhadap euro. Harga minyak mentah terkoreksi 3,5% pagi ini menjadi US$111,40 per barel setelah Badai Gustav mereda dan tidak berhasil emnjadi Topan nomor 4, level badai tertinggi sehingga menghilangkan kekhawatiran merusak rig dan ladang penyulingan minyak.
Harga emas untuk pengiriman segera pagi ini pukul 8.00 WIB turun US$3,67 menjadi US$814,07 per ounce dari penutupan kemarin. Bahkan kemarin harga logam mulia ini sudah anjlok US$13,45 menjadi US$817,70 di London.
"Kami melihat harga emas dan minyak menunjukkan tren bearish, penurunan," kata Matthew Avery, precious metals trader ODL Securities Ltd di London seperti dikutip Bloomberg.
Dolar AS menunjukkan tren penguatan sehingga melampaui apresiasi pekan lali sebesar 1% terhadap euro, kata Matthew. Dia memprediksi harga emas mencapai US$810 per ounce pada akhir pekan ini.
Manager hedge fund dan spekulator menurunakan posisi jangka panjang di New Yoek untuk kontrak berjangka emas pada minggu yang berakhir 26 Agustus, data Commodity Futures Trading Commission (CFTC), padan pengawas berjangka AS.
bisnis.com
Berita Lain
- Harga spot emas pagi US$842,20/ounce
- Harga spot emas pagi naik ke US$858/ounce
- Harga spot emas pagi anjlok ke US$854,15
- Emas naik ke US$884,65 per ounce
- Harga spot emas US$880,60 per ounce