LONDON (Bloomberg): Harga kontrak emas turun ke titik terendah dalam lima minggu setelah Bank Dunia mengumumkan ekonomi global mengalami kontraksi yang lebih dalam tahun ini.
Keadaan ini menjadikan permintaaan emas menurun untuk lindung nilai dari inflasi. Harga perdagangan berjangka emas untuk pengiriman Agustus turun US$15,20 (1,6%) menjadi US$921 per ounce di Divisi Comex, New York Mercantile Exchange.
Harga logam mulia sempat menyentuh US$918,30, terendah dalam kontrak aktif sejak 19 Mei. Harga logam itu melemah 0,5% pekan lalu, penurunan mingguan terpanjang sejak pertengahan April.
"Kekahwatiran terhadap inflasi mereda. Harga emas kini menguji tingkat terendah pada Mei US$900," kata John Gross, president dari J-E Gross & Co, konsultan industri logam di Rhode Island.
Harga perak untuk pengiriman Juli menurun US$49,7 sen (3,5%) menjadi US$13,703 per ounce di Comex. Sebelumnya, harga sempat mencapai US$13,68, terendah dalam kontrak teraktif sejak 18 Mei. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »