Harga tembaga terendah dalam 3 minggu

Selasa, 23/06/2009 10:56:06 WIBOleh: Taufik Wisastra
SYDNEY (Bloomberg): Harga kontrak tembaga di Asia merosot ke titik terendah dalam tiga minggu terakhir dipicu spekulasi kemungkinan permintaan menurun setelah dolar AS menguat.

Penurunan harga tembaga juga disebabkan pernyataan Bank Dunia bahwa resesi global akan semakin parah. Lembaga keuangan dunia itu kemarin memprediksi ekonomi global akan mengalami kontraksi 2,9% tahun ini, naik dari perkiraan pada Maret 1,7%.

Harga tembaga untuk pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange menurun 1,6% menjadi US$4.685 per ton, terendah sejak 28 Mei. Harga kontrak diperdagangkan pada level US$4.723 pukul 11.14 waktu Singapura.

"Harga logam dasar anjlok, pelaku pasar bersikap lebih hati-hati dalam melihat permintaan. Bank Dunia menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi global," kata David Moore, pakar komoditas pada Commonwealth Bank of Australia hari ini.

Harga tembaga untuk pengiriman September di New York menurun 1% menjadi US$2,1235 per pound, terendah sejak 28 Mei dan diperdagangkan US$2,1380. Harga tembaga untuk pengiriman Okober di Shanghai Futures Exchange turun 3,1% menjadi 36.900 yuan per ton, terendah dalam kontrak teraktif sejak 27 Mei. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika