Minyak dekati terendah 8 pekan ke US$59
Senin, 13/07/2009 08:04:28 WIBOleh: Berliana Elisabeth S.
WELLINGTON (Bloomberg): Harga minyak mentah pagi ini sedikit berubah bahkan hampir menyentuh level terendah delapan pekan dipicu spekulasi resesi global akan memangkas permintaan bahan bakar serta meningkatnya persediaan.
Minyak bahkan membukukan penurunan mingguan terbesar sejak Januari, meningkatkan perhatian OPEC yang melakukan pertemuan khusus untuk mendiskusikan batasan produksi. Namun Presiden Venezuela Hugo Chavez pada 10 Juli mengatakan negara-negara produsen minyak ini tak memerlukan pertemuan tambahan dan akan meninjau ulang batasan produksi pada September. Harga sudah terpangkas dipicu tingkat kenyamanan konsumen AS turun dan persediaan bahan bakar naik dalam empat pekan.
"Ini bukan realitanya. Saat ini perhatian banyak tertuju pada bagaimana meredam kenaikan persediaan bensin di AS, sedangkan permintaan masih berkurang," kata Toby Hassall, research analyst Commodity Warrants Australia Pty di Sydney.
Harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman Agustus berada pada level US$59,99 per barel atau naik tipis US$0,1 di sistem perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange pada pukul 8.29 a.m waktu Singapura. Harga kontrak sempat terpangkas 0,9% menjadi US$59,89 pada 10 Juli, terendah sejak 19 Mei.
Harga minyak untuk kontrak Agusus di Nymex sempat menyentuh level tertinggi delapan bulan US$73,38 pada 30 Juni. Harga naik 37% dalam dua bulan dipicu kenaikan di pasar modal sehingga mendorong niat beli investor dan pelemahan dolar AS sehingga mendorong investasi ke komoditas.
Permintaan bensin di AS umumnya mencapai puncak periode Juni-Agustus dipicu musim berkendara disaat lubur musim panas.
Harga minyak brent untuk kontrak Agustus naik 0,3% menjadi US$60,69 per barel di ICE Futures Europe Exchange London pada pukul 8:21 a.m waktu Singapura. Harga sempat menyentuh US$60,52 pada 10 Juli.
Terjadi kerusakan produksi di Nigeria, produsen minyak terbesar di Afrika, sehingga mampu mendorong harga dari penurunan, kata sejumlah trader.