Harga minyak dekati US$78 per barrel

Kamis, 26/11/2009 09:20:24 WIBOleh: Lahyanto Nadie
JAKARTA (Bloomberg): Harga minyak mentah diperdagangkan mendekati US$78 per barrel di New York setelah dolar AS turun terndah dalam 15 bulan terhap euro dan pemerintah melaporkan bahwa permintaan bahan bakar meningkat untuk pekan kedua ini.

Kontrak minyak mentah untuk pengiriman Januari diperdagangkan pada posisi US$77,93 per barrel, turun 3 sen di papan perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange pada 10:06 a.m. waktu Sydney. Kemarin, kontrak itu naik US$1,94 menjadi $77.96, tertinggi sejak 18 November. Hargaitu naik 75% dalam tahun ini.

Hari ini tak ada transaksi di lantai perdagangan New York karena hari libur nasional, U.S. Thanksgiving.

Harga minyak juga meningkat akibat jumlah klaim pengangguran di AS turun pada pekan lalu menjadi terendah sejak September 2008, Departemen Tenaga Kerja mengungkapkan kemarin di Washington.

Cadangan minyak mentah naik 1,02 juta barel menjadi 337,8 juta pada akhir pekan ini 20 November, Departemen Energi melaporkan kemarin.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan mengkaji ulang kuota produksinya dalam pertemuan bulan depan. Venezuela dan Kuwait telah mengatakan mereka ingin terus berproduksi pada 24,84 juta barel per hari, tingkat yang ditetapkan pada Januari. (ln)

Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika