Minyak tertekan lambatnya pemulihan permintaan

Senin, 21/12/2009 07:47:37 WIBOleh: Elsya Refianti
WELLINGTON (Bloomberg): Minyak mentah tertekan dipicu spekulasi kenaikan permintaan global akan berjalan lambat karena ekonomi dunia baru bangkit dari resesi terburuk sejak Perang Dunia II.

Bagusnya level harga minyak mengakibatkan produksi berlebih di pasar dunia, kata Hasan Qabazard, Kepala Peneliti OPEC, kemarin. Penurunan harga minyak mentah juga disebabkan oleh berlanjutnya penguatan dolar AS atas euro, sehingga menekan daya tarik investasi komoditas, dan setelah pasukan Iran meninggalkan wilayah sengketa di perbatasan dengan Irak, negara produsen terbesar ketiga anggota OPEC.

Minyak mentah untuk pengiriman Januari turun 41 sen atau 0,6% menjadi US$72,95 per barel di perdagangan elektronik after-hours pada New York Mercantile Exchange. Minyak sebelumnya berada di level US$73,17 pada pukul 10:27 a.m. di Sydney.

Kontrak itu, yang jatuh tempo hari ini, menguat 1% menjadi US$73,36 pada 18 Desember, penutupan tertinggi sejak 7 Desember. Harga telah menanjak 2% setelah pasukan Iran menduduki ladang minyak di selatan Irak.

Minyak untuk pengiriman Februari, kontrak yang paling aktif diperdagangkan, tidak berubah di posisi US$74,42 per barel. Minyak naik 0,5% pada 18 Desember.

Pasukan Iran mundur dari sumur minyak sengketa al-Fakah di ladang East Maysan pada 19 Desember malam, kata Deputi Menteri Perminyakan Irak Abdul Kareem al-Luaibi kepada reporter di Baghdad kemarin. Masalah tersebut telah diselesaikan secara diplomatis, katanya.

Dolar AS menguat terhadap euro ke US$1,4320 dalam awal perdagangan di Asia, dari posisi US$1,4338 di akhir perdagangan di New York pada 18 Desember. Dolar AS telah menguat 4,5% bulan ini.

Minyak mentah brent untuk pengiriman Februari naik 11 sen menjadi US$73,86 per barel di ICE Futures Europe yang berbasis di London. Minyak mentah brent naik 0,5% ke US$73,75 pada 18 Desember.(er)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika