Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas


Senin, 05/05/2008 09:11 WIB

Minyak mentah turun 20 sen jadi US$116,12

oleh : Elsya Refianti

WELLINGTON (Bloomberg): Minyak mentah turun tipis menjadi di atas US$116 per barel di New York karena spekulasi meningkatnya ganguan permintaan dan produksi di Nigeria bakal membatasi pasok.

Serangan para pemberontaj terhadap satu fasilitas pengiriman minyak di Nigeria telah memaksa Royal Dutch Shell Plc mengurangi produksi, demikian Associated Press melaporkan pada 3 Mei yang mengutip perusahaan itu.

Minyak mentah untuk pengiriman Juni berada di level US$116,12 per barel, turun 20 sen, di perdagangan elektronik after-hours New York Mercantile Exchange pada pkl. 8:14 di Singapura.

Harga kontrak minyak menguat US$3,80 atau 3,4% menjadi US$116,32 pada 2 Mei, kenaikan tertinggi dalam satu bulan setelah anjlok ke terenda dua pekan sehari sebelum keluarnya laporan yang menunjukkan stok AS naik pada minggu kedua dan dolar menyentuh teringgi lima pekan terhadap euro.

Harga minyak mentah menyentuh tertinggi di level US$119,93 pada 28 April lalu setelah pemogokan di Inggris dan Nigeria memangkas produksi dan pengolahan.

The Movement for the Emancipation of the Niger Delta tengah mempertimbangkan gencatan senjata sementara setelah adanya permohonan dari Senator AS yang juga calon presiden Barack Obama, kata kelompok militan itu dalam pernyataannya yang dikirim lewat e-mail kemarin.

Harga minyak mentah brent untuk pengiriman Juni melemah 35 sen menjadi US$114,21 per barel di bursa London's ICE Futures Europe pada pkl. 7:36 di Singapura. Harga komoditas itu menguat 3,7% pada 2 Mei dan menyentuh rekor US$117,56 pada 25 April.

Harga minyak mentah New York menguat 89% pada tahun lalu.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Minyak mentah dekati US$126 per barel
  • Harga minyak mentah di atas US$125 per barel
  • Minyak dekati rekor US$124,61 per barel
  • Minyak dekati rekor US$123,93
  • Minyak turun tipis dekati level US$120
  • Minyak mentah turun 20 sen jadi US$116,12
  • Minyak turun, US$ picu investor jual komoditas
  • Minyak menguat karena gangguan pasok Nigeria
  • Harga kontrak beras terus turun

Komentar

#1 - Minyak dan emas

harga minyak identik dengan harga emas.ketika emas naik,harga minyak juga naik.muncullah inflasi.emas,adalah solusi hedging untk melindungi deposito uang dari inflasi konversi deposito ke emas. invest emas di http://duniaemas.blogspot.com

udi pegadaian - indonesia @ 06/05/2008 - 15:44 WIB dari 125.161.37.146 (146.subnet125-161-37.speedy.telkom.net.id)

Beri Komentar