Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Jumat, 09/05/2008 19:12 WIB
Harga minyak mentah di atas US$125 per barel
oleh : Taufik Wisastra
LONDON (Bloomberg): Harga kontrak minyak mentah mencapai rekor di atas US$125 per barel dipicu spekulasi penurunan ekspor dari Nigeria akan mengurangi pasokan di AS.
Produksi minyak Nigeria merosot ke titik terendah dalam satu dasawarsa pada April. Namun produksi terus menurun bulan ini akibat serangan pemberontak atas jalur pipa milik Royal Dutch Shell Plc.
OPEC menyebutkan pihaknya tidak ingin meningkatkan produksi meskipun ketuanya mengingatkan harga bisa mencapai US$200 per barel.
"Dalam dua minggu terakhir serangan di Nigeria makin memburuk. Keadaan ini bisa membuat investor keluar," ujar Andy Sommer, analis pada HSH Nordbank di Hamburg.
Harga minyak mentah untuk pengiriman Juni naik US$2,29 (+1,9%) menjadi US$125,98 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga kontrak tercatat US$125,50 pada pkl. 12:39 waktu London. Harga minyak naik 7,4% minggu ini, kenaikan mingguan terbesar sejak 23 Maret 2007. Harga komoditas ini naik dua kali lipat tahun lalu. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Minyak stabil setelah turun US$3 kemarin
- Simulasi kontrak olein dan CPO digelar
- Minyak kontrak Agustus US$144,20 per barel
- Minyak kontrak Agustus naik tipis ke US$145,44
- Kadin berharap harga minyak dunia normal