Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Senin, 12/05/2008 08:16 WIB
Minyak mentah dekati US$126 per barel
oleh : Elsya Refianti
WELLINGTON (Bloomberg): Minyak mentah mendekati level US$126 per barel di New York setelah mencetak rekor pekan lalu karena pelemahan dolar AS mendorong investor untuk membeli komoditas serta bertambahnya kekhawatiran pasok Timur Tengah bakal terganggu akibat pertempuran di Beirut.
Minyak mentah untuk pengiriman Juni berada di level US$126,12 per barel, naik 16 sen di perdagangan elektronik after-hours New York Mercantile Exchange pada pkl. 9:45 di Sydney.
Harga kontraknya menguat US$2,27 atau 1,8% menjadi US$125,96 pada 9 Mei lalu setelah sebelumnya menyentuh rekor di posisi US$126,27, tertinggi sejak perdagangan berjangka dimulai pada 1983.
Harga minyak mentah brent untuk penutupan Juni melonjak US$2,56 atau 2,1% menjadi US$125,40 per barel di London's ICE Futures Europe pada 9 Mei lalu. Harga kontrak brent yang jatuh tempo 15 Mei sebelumnya mencapai US$125,90, tertinggi sejak perdagangan dimulai pada 1988. Harga kontrak Juli komoditas itu naik 2,3% menjadi US$125,49.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- CPO terseret minyak
- Karet terendah enam pekan
- Harga minyak naik jadi US$130,20 per barel
- Kepala Bappebti dialog dengan nasabah Rp25 miliar
- Harga karet terendah 6 pekan
Komentar
#2 - Saham gimana?
kalo bener strong us dollar trend terjadi, maka harga2 komoditas favorit indo juga akan merosot, sehingga saham2 terkait komoditas itu juga akan pelan2 menyesuaikan harga ke ekuilibrium baru. sementara manufaktur dan industri akan mulai menghirup nafas segar lagi. harga saham2 mereka bisa terkoreksi naek. MUngKinKAH?
apatisabis - bogor @ 12/05/2008 - 09:18 WIB dari 118.136.18.248 (248.18.136.118.fast.net.id)
#1 - Strong dollar trend
sebaiknya rakyat indonesia tidak menderita melulu karena harga bbm dipermainkan oleh pemerintah dan spekulan. bloomberg pertama kali dalam tahun 2008 ini bilang, future traders sudah bullish on us dollar. itu artinya, ketika us dollar menguat, maka harga2 komoditas akan melemah, termasuk minyak mentah. jadi, jangan kesusu naekin harga bbm deh!
apatisabis - bogor @ 12/05/2008 - 09:16 WIB dari 118.136.18.248 (248.18.136.118.fast.net.id)