Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas


Rabu, 14/05/2008 09:19 WIB

Minyak naik tipis jadi US$125,94/barel

oleh : Elsya Refianti

NEW YORK (Bloomberg): Minyak mentah naik tipis di New York setelah mencapai rekor di US$126,98 per barel karena kilang AS diduga tak dapat memenuhi permintaan bahan bakar distilasi seperti solar dan heating oil.

Pasok minyak distilasi di negara maju anjlok 6,7% menjadi 477,6 juta barel pada Maret dibandingkan tahun lalu, ungkap estimasi International Energy Agency.

Minyak mentah untuk pengiriman Juni naik 14 sen menjadi US$125,94 per barel pada pkl 10:01 waktu Sydney di perdagangan elektronik after-New York Mercantile Exchange.

Harga minyak kemarin naik 1,3% ditutup di level US$125,80 per barel. Kontrak Nymex yang kemarin menyentuh teringgi sejak perdagangan dimulai pada 1983, telah naik dua kali lipat lebih pada tahun terakhir.

IEA mengatakan pasok minyak global rata-rata berada di 86,8 juta barel per hari pada April, atau turun 400.000 barel dibandingkan Maret.

IEA memangkas estimasinya untuk permintaan minyak global pada 2008 sebesar 390.000 barel per hari menjadi 86,84 juta barel. Angka itu merupakan penurunan bulan keempat berturut-turut. Permintaan dari China dan Timur Tengah akan naik 4,9%, ungkap IEA.

Harga minyak mentah brent untuk pengiriman Juni menguat US$1,19 atau 1% menjadi US$124,10 per barel di bursa London's ICE Futures Europe. Kontrak brent menyentuh rekor di posisi US$125,90 pada 9 Mei lalu.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Harga elpiji bakal melonjak 80% tahun ini
  • Minyak turun lagi ke US$113
  • Permintaan daging sapi akan naik 15%
  • Harga CPO naik menjadi US$790

Komentar

Beri Komentar