Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Kamis, 26/06/2008 09:28 WIB
Minyak kontrak Agustus turun jadi US$134,43
oleh : Elsya Refianti
NEW YORK (Bloomberg): Minyak mentah stabil setelah anjlok lebih dari US$2 per barel kemarin karena stok AS meningkat pertama kalinya dalam enam pekan akibat rekor harga bahan bakar menekan permintaan. Stok naik 803.000 barel menjadi 301,8 juta pekan lalu, ungkap Departemen Energi. Penurunan 1,1 juta barel sebelumnya diprediksikan oleh para analis dalam survei Bloomberg News. Permintaan bahan bakar rata-rata mencapai 20,2 juta barel per hari dalam empat pekan terakhir, turun 2,3% dibandingkan setahun sebelumnya, kata laporan itu. Minyak mentah untuk pengiriman Agustus tertekan 12 sen ke US$134,43 per barel pada pkl. 8:57 waktu Sydney di perdagangan elektronik after-hours New York Mercantile Exchange. Harga kontrak minyak kemarin anjlok US$2,45 atau 1,8% di level penutupan US$134,55 per barel. Bensin untuk pengiriman Juli naik 0,59 sen ke US$3,40 per galon di New York. Harga komoditas itu kemarin turun 6,94 sen atau 2% di level penutupan US$3,3941 per galon. Harga minyak mentah brent untuk pengiriman Agustus tercatat turun US$2,13 atau 1,6% menjadi US$134,33 per barel pada penutupan di London's ICE Futures Europe kemarin.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Produksi batu bara Indonesia akan naik 15%
- Pungutan ekspor CPO September turun menjadi 10%
- Minyak naik ke US$115,56 dipicu stok bensin AS turun
- Krisis pangan global sudah berakhir tahun ini
- 'Laba CPO akan tergerus sejalan penurunan harga'