Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Kamis, 03/07/2008 08:53 WIB
Minyak mentah sentuh US$144,36 di New York
oleh : Elsya Refianti
SINGAPURA (Bloomberg): Minyak mentah mencapai rekor di level harga melebihi US$144 per barel di New York setelah laporan pemerintah AS menunjukkan penurunan tak terduga pada stok. Pasok anjlok 1,98 juta barel menjadi 299,8 juta pada pekan lalu, terendah sejak Januari, ungkap Departemen Energi AS, kemarin. Para analis dalam survei Bloomberg News sebelumnya memprediksikan laporan itu bakal menunjukkan kenaikan stok 500.000 barel. Kenaikan harga itu juga dipicu oleh pelemahan dolar AS. Minyak mentah untuk pengiriman Agustus naik 79 sen atau 0,6% menjadi US$144,36 per barel di perdagangan elektronik after-hours New York Mercantile Exchange. Komoditas itu diperdagangkan di level US$144,30 pada pkl. 8:38 di Singapura. Minyak mentah brent untuk pengiriman Agustus menguat ke rekor harga US$145,01 per barel di London's ICE Futures Europe. Brent diperdagangkan di level US$144,95, atau naik 69 sen pada pkl 8:37 di Singapura. Harga brent kemarin melonjak US$3,59 atau 2,6% ke US$144,26 per barel.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Krisis pangan global sudah berakhir tahun ini
- 'Laba CPO akan tergerus sejalan penurunan harga'
- Dolar melemah, minyak naik lagi menjadi US$115
- Ekspor nikel Filipina ke China anjlok 96%
- Harga minyak turun menjadi US$112,90