Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Kamis, 10/07/2008 08:46 WIB
Minyak kontrak Agustus dekati US$137 per barel
oleh : Elsya Refianti
SINGAPURA (Bloomberg): Minyak mentah menguat di New York karena para pedagang melakukan aksi beli kontrak setelah memutuskan penurunan harga terlalu tajam dan cepat dalam dua hari terakhir. Harga minyak telah anjlok 6,3% sejak menyentuh rekor di US$145,85 per barel pada 3 Juli lalu. Minyak mentah untuk pengiriman Agustus menguat sebesar 85 sen atau 0,6% ke US$136,90 per barel di perdagangan elektronik after-hours di New York Mercantile Exchange. Harga berada di posisi US$136,69 per barel pada pkl. 9:14 waktu Singapura. Harga kontrak minyak mentah kemarin menguat 1 sen di level penutupan US$136,05 per barel. Harga telah menguat 88% dibandingkan setahun lalu. Minyak mentah brent untuk pengiriman Agustus naik 88 sen menjadi US$137,46 per barel di London's ICE Futures Europe dan di[errdagangkan di US$137,29 pada pkl. 9:11 waktu Singapura. Brent menguat 15 sen di level penutupan US$136,58 per barel kemarin. Harga telah melonjak capai rekor di US$146,69 pada 3 Juli.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- India hentikan subsidi ekspor gula
- Gustav datang, harga minyak mulai naik
- Harga minyak stabil pada US$118,26
- 3 Pihak di Jatim gunakan resi gudang untuk ekspor
- GAPKI: Level terendah harga CPO hanya US$750