Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Jumat, 11/07/2008 16:05 WIB
Harga minyak diharapkan tak lebihi US$150
oleh : John Andhi Oktaveri
JAKARTA (Bisnis.com): Wapres Jusuf Kalla berharap harga minyak mentah dunia tidak melebihi US$150 per barel, namun jika harga di atas itu pemerintah akan menggalakkan penghematan BBM demi menekan subsidi.
"Kita lihatlah dari waktu ke waktu, kita harap jangan lebih dari US$150 per barrel," kata Kalla menanggapi pertanyaan wartawan dalam konferensi pers seusai salat Jumat.
Dia mengatakan berapa pun kenaikan harga minyak mentah dunia ini, APBN akan tetap bisa menyesuaikan diri. Akan tetapi langkah penghematan BBM akan digalakkkan di semua sektor.
"Dibutuhkan penghematan untuk mengurangi pengeluaran. Bisa kurangi perjalanan seluruh bangsa ini, bisa saja," tambahnya.
Pada bagian lain Wapres mengakui upaya menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) guna menambal defisit APBN tidak mudah dilakukan seiring dengan naiknya suku bunga. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Krisis pangan global sudah berakhir tahun ini
- 'Laba CPO akan tergerus sejalan penurunan harga'
- Dolar melemah, minyak naik lagi menjadi US$115
- Ekspor nikel Filipina ke China anjlok 96%
- Harga minyak turun menjadi US$112,90