Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Jumat, 18/07/2008 08:09 WIB
Harga minyak naik jadi US$130,20 per barel
oleh : Elsya Refianti
DALLAS (Bloomberg): Minyak mentah menguat pertama kali dalam empat hari di New York karena saham AS mengakhiri rally selama dua hari berturut-turut, sehingga mendorong sebagian investor melakukan aksi beli komoditas.
Kontrak minyak menguat karena indeks saham berjangka AS tertekan setelah laba Google Inc, Merrill Lynch & Co serta Microsoft Corp meleset dari perkiraan analis dan melemah lebih dari 6%.
Minyak mentah untuk pengiriman Agustus menguat 0,7% menjadi US$130,20 per barel pada pkl. 9:52 waktu Sydney di New York Mercantile Exchange. Harga minyak mentah kemarin melemah US$5,31 atau 4% di level penutupan US$129,29 per barel, terendah sejak 5 Juni.
Rerata 12 bulan untuk kontrak New York naik menjadi di atas US$100 per barel pada hari ini. Kontrak telah menguat 74% dibandingkan setahun lalu.
Indeks Standard & Poor's 500 yang jatuh tempo September anjlok 8,30 poin atau 0,7% ke 1.245,10 pada pkl. 8:50 di Sydney. Dow Jones Industrial Average berjangka tertekan 64 poin atau 0,6% jadi 11.337.
Minyak mentah brent untuk pengiriman September turun US$4,74 atau 3,5% ke level penutupan US$131,07 per barel kemarin di London's ICE Futures Europe, terendah sejak 11 June. Harga brent mencapai rekor di US$147,50 pada 11 Juli.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Harga minyak stabil pada US$118,26
- 3 Pihak di Jatim gunakan resi gudang untuk ekspor
- GAPKI: Level terendah harga CPO hanya US$750
- Harga minyak mentah melonjak 2,4% jadi US$117,89
- Harga minyak pagi ini melanjutkan kenaikannya