Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas


Jumat, 18/07/2008 11:55 WIB

Karet terendah enam pekan

oleh : Berliana Elisabeth S.

BANGKOK(Bloomberg): Harga karet alam di Tokyo, patokan harga global, anjlok hingga mendekati level terendah dalam enam pekan pasca kenaikan harga minyak mentah sehingga kekhawatiran permintaan kendaraan dan ban akan turun.

Harga sudah turun 4,7% pekan ini, penurunan mingguan terbesar dalam empat bulan. Untuk kontrak pengiriman Desember harga karet turun 1,4% menjadi 327,50 yen per kg (US$3.090) per ton, bahkan pada pukul 12.44 p.m waktu Tokyo diperdagangkan pada posisi 330 yen.

Toyota Motor Corp melaporkan penjualan mobil di Thailand periode Juni anjlok untuk pertama kalinya dalam enam bulan dipicu harga minyak yang melonjak sehingga permintaan untuk truk di Asia Tenggara, pasar terbesar untuk kendaraan besar, menurun. 

"Saat ini belum ada fundamental yang kuat untuk mengangkat kembali harga karet yang mengalami tekanan dari penurunan penjualan kendaraan," kata Kazuhiko Saito, strategist pada Interes Capital Management Co di Tokyo.

Harga karet dipengaruhi kenaikan pasokan dari Thailand, eksportir karet terbesar dunia. Negeri Gajah Putih ini mengambil getah karet dari pohonnya meningkat dua kali lipat pasca berakhirnya musim hujan.

Harga karet untuk pengiriman November di Shanghai Futures Exchange, turun 0,2% menjadi 26.020 yuan (US$130,45 per barel pada transaksi elektronik di New York Mercantile Exchange. Di Singapura ditransaksikan pada level US$130,14 pada pukul 11.37.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Pungutan ekspor CPO berpotensi turun ke 7,5%
  • Harga beras terdorong biaya transportasi
  • Pajak CPO Malasia akan diturunkan
  • Minyak mereda, hampir terendah empat bulan

Komentar

Beri Komentar