Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas


Jumat, 18/07/2008 12:05 WIB

CPO terseret minyak

oleh : Berliana Elisabeth S.

SINGAPURA(Bloomberg): Penurunan harga minyak mentah turut menyeret harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) pagi ini, melanjutkan penurunan tiga hari terakhir.

Harga minyak mentah yang sudah berada dibawah US$130 per barel, untuk pertama kalinya sejak 6 Juni, langsung menekan harga crude palm oil (CPO) karena permintaan untuk biofuel, bahan bakar alternatif, semakin berkurang.

CPO untuk kontrak pengiriman Oktober di Malaysia Derivatives Exchange turun 1,4% menhadi 3.387 ringgit (US$1.045) per ton pada 11.39 a.m, penurunan mingguan terbesar kedua.

"Harga CPO berpotensi turun hingga 10% dari posisi saat ini dipicu naiknya produksi pada semester kedua 2008 ketika harga minyak mentah mulai mereda," kata Ricardo Silaen, analis PT Kim Eng Securities di Jakarta.

Potensi penurunan harga juga dibayang-bayangi penurunan harga kedelai, minyak goreng pesaing utamanya. Argentina, pemasok minyak kedelai terbesar ketiga dunia, membatalkan pajak ekspor sehingga dapat menurunkan jumlah pengiriman sehingga mengirim harga kedelai turun 3,2%.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Harga elpiji bakal melonjak 80% tahun ini
  • Minyak turun lagi ke US$113
  • Permintaan daging sapi akan naik 15%
  • Harga CPO naik menjadi US$790

Komentar

Beri Komentar