Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Selasa, 19/08/2008 09:13 WIB
Harga minyak turun menjadi US$112,90
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Harga minyak dunia pagi ini turun hingga kembali menyentuh US$112 per barel karena fasilitas energi di Teluk Mexico, pemasok setengah produksi AS, luput dari serangan Badai Tropis Fay.
Harga minyak mentah jenis light sweet untuk kontrak pengiriman September di New York turun menjadi US$112,90 per barel dari posisi kemarin US$115,18 namun sempat menyentuh US$111,34 pada 15 Agustus, level terendah 15 pekan. Harga sudah melonjak 57% dari tahun lalu. Minyak mentah Brent North Sea London untuk pengiriman Oktober, juga turun menjadi US$111,94 per barel.
Royal Dutch Shell Plc dan Transocean Inc mengevakuasi pekerjanya karena badai Fay, yang berkecepatan maksimum 60 mile (97 km) per jam, dan kemungkinan bertambah, kata National Hurricane Center seperti dikutip Bloomberg.
Evakuasi yang berlangsung dua hari ini tidak mengganggu produksi dari Teluk bagian Timur. Transocean, pengeboran minyak lepas pantai terbesar dunia, mengevakuasi 75 tenaga kerjanya dari dua ladang di Teluk dan menghentikan sementara pengeboran karena badai.
Harga minyak sudah turun 23% dari rekor tertingginya US$147,27 per barel pada 11 Juli ketika dolar menguat terhadap euro untuk lima pekan dan Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) mengisyaratkan risiko dari permintaan dunia akibat perlambatan ekonomi.
Turki memprediksi pipa penyaluran minyak Baku-Tbilisi-Ceyhanoil (BTC) dibuka kembali untuk bebrapa hari setelah perbaikan, kata Menteri energi Hilmi Guler kemarin. Pipa ini berkapasitas menyalurkan minyak sebanyak 1 juta barel per hari.
Cadangan minyak mentah AS, termasuk bensin dan minyak hasil penyulingan berkurang pada periode sepekan yang berakhir 8 Agustus, data Departemen Energi pada 13 Agustus. Negeri ini melaporkan permintaan minyak rata-rata 20,2 juta per barel atau turun 2,8% dari tahun lalu.
bisnis.com
Berita Lain
- Harga minyak akan capai US$130 per barel
- Penurunan pasokan dorong harga kakao
- Persediaan melonjak, harga minyak jeblok 12%
- Bappebti belum bisa gunakan resi gudang elektronik
- BBJ cabut 13 anggota bursa