Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Senin, 25/08/2008 16:57 WIB
Minyak sore ini kembali sentuh US$115
oleh : Berliana Elisabeth S.
DUBAI (Bloomberg): Harga minyak mentah kembali naik setelah pemerintah Rusia mengambil suara untuk kemerdekaan dua wilayah di Georgia sehingga menaikkan ketegangan di kawasan itu.
Harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman Oktober naik 0,5% menjadi US$115,12 per barel di new York mercantile Exchange pada pukul 9:31 a.m di London dan naik lagi menjadi US$115,42 pukul 16.50 WIB.
Parlemen Rusia Upper House mengambil suara bulau untuk kemerdekaan Ossetia dan Abkhazia, dua regional di Rusia, daerah yang pertama di serbu pada era Uni Soviet.
"Keputusan ini dapat memicu ketegangan politik antara Rusia dan wilayah barat Georgia sehingga akan dapat merusak pasokan minyak," kata Carsten Fritsch, analis Commerzbank AG di Frankfurt.
Dia menambahkan pasar berharap pasokan akan kembali normal tetapi perkembangan baru ini. termasuk ledakan kereta api Georgia yang membawa minyak pada akhir pekan, akan memicu masalah pasokan minyak.
Kontrak minyak mentah anjlok 5,4% pada 22 Agustus menjadi US$114,59 setelah pipa penyaluran Baku Tbilisi Ceyhan, yang menyalurkan minyak dari Azerbaijan melalui Georgia menuju Mediterranean Turki, kembali beroperasi sejak sebelumnya meledak bulan ini sehingga menghambat ekspor.
Kereta api pembawa minyak meledak ketika berada di dekat ladang minyak yakni 7 kilometer (4,5 mile) dari kota Gory, lapor pemerintah Georgia pada 24 Agustus.
bisnis.com
Berita Lain
- Harga minyak akan capai US$130 per barel
- Penurunan pasokan dorong harga kakao
- Persediaan melonjak, harga minyak jeblok 12%
- Bappebti belum bisa gunakan resi gudang elektronik
- BBJ cabut 13 anggota bursa