Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Rabu, 27/08/2008 14:57 WIB
GAPKI: Level terendah harga CPO hanya US$750
oleh : Berliana Elisabeth S.
SINGAPURA (Bloomberg): Batas terendah harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) hanya sampai US$750 per ton karena berkurangnya pasokan dan meningkatnya permintaan untuk biodiesel.
Direktur Executive Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Derom Bangun dalam warancara dengan Televisi Bloomberg mengatakan harga crude palm oil (CPO) mencapai US$825 per ton di Rotterdam pada 10 hari lalu atau US$750 per ton di Malaysia.
Produksi akan turun setelah musim panen berakhir di malysia dan Indonesia pada September 2008.
Harga CPO anjlok 7,9% pekan ini ketika pasokan dari Indonesia dan Malaysia melampaui permintaan. Harga juga sudah terkoreksi 18% tahun ini. Indonesia, produsen terbesar dunia, akan memproduksi 19 juta ton CPO tahun ini dan Malaysia lebih dari 17,4 juta ton, kata Dorab Mistry, Direktur Godrej International.
"Pasokan akan ketat untuk jangka panjang dan harga akan terdongkrak pada kuartal keempat 2008. Permintaan akan bertambah baik untuk minyak goreng juga untuk biodiesel," kata Miang Chuen Koh, analis Morgan Stanley Asia Singapura.
Harga CPO untuk pengiriman November hari ini melonjak 4,7% menjadi 2.523 ringgit (US$748) per ton di bursa Malaysia Derivatives Exchange.
Harga sudah anjlok dari rekor tertingginya US$1.200 per ton di Rotterdam menjadi US$825. Namun, lanjut Derom, minggu lalu harga langsung rebound, naik lagi menjadi US$880-US$900 meski selanjutnya terkoreksi ke posisi US$860. "Inilah level harga terendah yang diraih CPO."
Persediaan CPO Malaysia mencapai rekor tertinggi 2,04 juta ton periode Juni sebelum akhirnya turun menjadi 1,98 juta ton pada Juli, data Malaysian Palm Oil Board.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Harga minyak akan capai US$130 per barel
- Penurunan pasokan dorong harga kakao
- Persediaan melonjak, harga minyak jeblok 12%
- Bappebti belum bisa gunakan resi gudang elektronik
- BBJ cabut 13 anggota bursa