Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas


Senin, 08/09/2008 08:07 WIB

Badai Ike dongkrak minyak menjadi US$108,75

oleh : Berliana Elisabeth S.

WELLINGTON (Bloomberg): Harga minyak mentah pagi ini kembali naik dari level terendah lima bulan di New York setelah Badai Ike menghentikan restorasi produksi di Gulf of Mexico.

Harga minyak mentah ini naik untuk pertama kali dalam sepekan setelah para produsen termasuk Royal Dutch Shell Plc mengevakuasi pekerjanya dari platform di Gulf atau masih mengungsikan pekerja lepas pantainya pasca Badai Gustav sejak bulan lalu.

Harga juga terdongkrak setelah pemerintah AS mengambil alih perusahaan kredit perumahan terbesar di negeri itu, Fannie Mae dan Freddie Mac, sehingga menekan kurs dolar AS.

"Kami melihat harga minyak masih berpotensi naik dalam sepekan ini karena sebagian produksi terhenti dari Gulf setelah Badai Gustav. Sekarang ini semua ladang produksi akhirnya ditutup kembali setidaknya untuk beberapa pekan," kata Stephen Schork, president of Schork Group Inc, kepada Bloomberg television.

Harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman Oktober naik 2,4% atau US$2,52 menjadi US$108,75 per barel pada transaksi elektronik di bursa New York Mercantile Exchange, dan di Sydney harga mencapai US$108,7 per barel pada pukul 9:31 a.m.

Harga kontrak sempat anjllok 1,5% atau US$1,66 menjadi US$106,23 pada 5 September, penutupan terendah sejak 4 April dan penurunan terbesar keenamnya. Harga sudah anjlok 8% pekan lalu setelah Badai Gustav akhirnya tidak melanda New Orleans dengan kekuatan lebih rendah dari perkiraan, dan euro tertekan terhadap dolar AS.

Akibat Badai Gustav, semua produksi dihentikan dan sebagian besar produksi gas di Gulf of Mexico, produsen gas lepas pantai terbesar di AS, juga terhenti.

Badai Ike berkekuatan 120 mil (195 kilometer) per jam dan mencapai 75 mil wilayah utara Guantanamo Cuba pada pukul 5 p.m waktu New York, data National Hurricane. Sekitar 79,8% produksi minyak dan 70% produksi gas di tutup kemarin, data Minerals Management Service AS.

Harga minyak brent untuk kontrak pengiriman Oktober juga naik 1,7% menjadi US$105,86 per barel di ICE Futures Europe Exchange London.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Bursa berjangka cocok bagi pemodal besar
  • Minyak naik tipis, namun masih di US$47
  • Bappebti gencar sosialisasi sistem resi gudang
  • Harga minyak sempat di bawah US$48

Komentar

Beri Komentar