Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas


Kamis, 25/09/2008 08:18 WIB

Permintaan minyak terendah 5 tahun, harga anjlok

oleh : Berliana Elisabeth S.

NEW YORK (Bloomberg): Harga minyak mentah pagi ini turun untuk ketiga harinya setelah pemerintah melaporkan kemarin bahwa permintaan bahan bakar AS turun hingga level terendah dalam lima tahun.

Konsumsi bahan bakar di Amerika Serikat rata-rata 19,5 juta barel per hari (bph) dalam empat pekan terakhir, atau turun 6,6% dari posisi yang sama tahun lalu, level terendah sejak Oktober 2003, data Departemen Energi AS dalam alporan mingguannya. Namun pasokan minyak dan gas berkurang seiring penutupan operasional di sejumlah refineri hingga level terendah sejal 19 tahun.

"Permintaan berkurang, akibatnya harga turun," kata Kyle Cooper, analis IAF Advisors di Houston.

Harga minyak mentah untuk kontrak November turun 60 sen atau 0,6% menjadi US$105,21 per barel pada oukul 8:39 a.m waktu Sydney di bursa New York Mercantile Exchange (Nymex). kemarin harga turun 88 sen menjadi US$105,73 per barel.

Minyak brent untuk kontrak November juga turun 0,6% menjadi US$102,45 per barel di bursa ICE Futures Exchange London.

Platform produksi, refineri dan pelabuhan disepanjang Gulf of Mexico ditutup pekan lalu dipicu serangan Topan Gustav dan Ike yang melanda sejak awal bulan ini. Ike merusak sekitar Houston, pelabuhan bensin terbesar di AS pada 13 September. Louisiana Offshore Oil Port, terminal impor minya terbesar di AS, tidak menerima tanker pada 15 September setelah ditutup  pada 10 September.

Produsen energi di AS masih memiliki setidaknya 62% produksi minyak cadangan di Gulf, data Minerals Management Service AS dalam web site. Sekitar 52 dari 3.800 platform produksi minyak dan gas rusak karena Topan Ike ketika 29 platform juga mulai rusak. Artinya perlu waktu enam bulan untuk pemulihan.

Pasokan minyak mentah turun 1,52 juta barel menjadi 290,2 juta untuk minggu yang berakhir 19 September, data departemen enegi. Impor minyak mentah anjlok 16% menjadi 7,14 juta barel per hari, terendah sejak Januari 2000. Cadangan bensin anjlok 5,9% barel menjadi 178,7 juta barel, terendah sejak 1967.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Bursa berjangka cocok bagi pemodal besar
  • Minyak naik tipis, namun masih di US$47
  • Bappebti gencar sosialisasi sistem resi gudang
  • Harga minyak sempat di bawah US$48

Komentar

Beri Komentar