Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas


Kamis, 13/11/2008 13:57 WIB

AS turunkan prediksi harga minyak mentah

oleh : Taufik Wisastra


NEW YORK (Bloomberg): Pemerintah AS menurunkan prediksi harga minyak mentah tahun depan hingga 43% dipicu perlambatan ekonomi yang mengurangi permintaan komoditas itu.

Harga rata-rata minyak mentah West Texas Intermediate akan mencapai US$63,50 pada 2009, turun dari US$112 dari estimasi Oktober, ungkap Departemen Energi dalam perkiraan bulanannya yang dirilis di Washington.

Harga minyak mentah di New York anjlok 62% sejak mencapai rekor US$147,27 per barel pada 11 Juli seiring prlambatan ekonomi yang meluas ke emerging market.

Pelemahan bursa efek dan belanja konsumen bulan lalu memberi kontribusi terhadap penurunan prediksi itu, kata Tancred Lidderdale, ekonom pemerintah di Washington.

"Berita lesunya perekonomian menggelinding seperti bola salju pada Oktober. Perubahan prediksi dikarenakan masalah ekonomi," ujar Lidderdale.

Harga rata-rata minyak akan mencapai U$101,45 per barel tahun ini, turun 9,1% dari US$111,57 per barel dari estimasi bulan lalu, menurut laporan Energy Information Administration.

Penurunan harga terjadi di tengah melemahnya permintaan akibat pelemahan ekonomi dunia. Harga minyak mentah untuk pengiriman Desember turun US$3,17 (-5,3%) menjadi US$56,16 per barel pada pkl 14:46 kemarin di New York Mercantile Exchange, penurupan terendah sejak 29 Januari 2007.

Permintaan minyak AS akan mencapai rata-rata 19,56 juta barel per hari tahun ini, turun 1,12 juta barel per hari pada 2007. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Harga baja merosot hampir 50%
  • Minyak melanjutkan penurunan dua harinya
  • Harga karet naik dalam 2 hari
  • Harga emas di Cikini stabil di kisaran tinggi
  • Kontrak emas di BBJ turun tajam
  • Minyak turun dari level tertinggi 5 pekan
  • Harga CPO di bursa KL naik dipicu ekspor
  • Konflik di Gaza angkat minyak ke US$47,90
  • Harga komoditas turun terbesar dalam 5 dekade

Komentar

Beri Komentar