Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas
Selasa, 02/12/2008 20:11 WIB
Bappebti gencar sosialisasi sistem resi gudang
oleh : M Tahir Saleh & Nana Oktavia Musliana
JAKARTA (bisnis.com): Bappebti gencar melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis berkenaan dengan pelaksanaan sistem resi gudang (SRG) di 15 wilayah.
Kepala Bappebti Deddy Saleh mengatakan sosialiasi dan bimbingan teknis tersebut menyasar sejumlah pelaku pertanian khususnya petani dan pedagang yang dilakukan sejak bulan lalu.
"Ini demi memperdalam pemahaman para pelaku usaha, khususnya petani dan pedagang tentang SRG baik mengenai fungsinya sebagai agunan, lalu peraturan maupun tata cara pelaksanaannya. Setelah mengetahui mereka diharapkan dapat menggunakan SRG untuk alternatif pembiayaan," katanya kepada Bisnis hari ini.
Daerah tersebut di antaranya Purwokerto, Jepara, Kudus, Barito Kuala, Gowa, Jeneponto, Bantaeng, Takalar, Tanah Datar, Langkat, Pekalongan, Demak, Ngawi, dan Magetan.
Bimbingan teknis SRG, kata Deddy, dihadiri oleh berbagai kalangan pelaku usaha di bidang SRG yakni pengelola gudang, perbankan, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan Koperasi serta pejabat pemerintah daerah di kabupaten dan kota.
"Mereka yang datang sangat banyak dan terlihat sangat antusias. Sosialisasi ini juga mengikutsertakan sejumlah anggota DPR RI Komisi VI untuk turut mensosialisasikan dan mendorong petani menggunakan ini [SRG]," ujarnya.
Resi gudang merupakan salah satu instrumen (resi) yang dikeluarkan oleh pengelola gudang setelah komoditas yang disimpan oleh petani atau kelompok tani dengan jumlah tertentu tersebut mendapat uji kualitas dan kuantitas. Resi tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai agunan pinjaman ke bank atau dapat diperjual belikan pada bursa berjangka. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Harga emas pagi ini US$853,00 per ounce
- Harga minyak akan capai US$130 per barel
- Penurunan pasokan dorong harga kakao
- Persediaan melonjak, harga minyak jeblok 12%
- Bappebti belum bisa gunakan resi gudang elektronik