Bisnis Indonesia Online » Harga » Komoditas


Rabu, 03/12/2008 15:39 WIB

Bursa berjangka cocok bagi pemodal besar

oleh : M Tahir Saleh & Nana Oktavia Musliana

JAKARTA (bisnis.com): Kepala Bappebti Deddy Saleh mengatakan investasi di bursa berjangka hanya sesuai bagi investor yang paham dan memiliki modal besar.

"Industri bursa berjangka ini sangat sebanding antara risiko dan keuntungan. Jadi ini hanya cocok bagi investor yang paham betul dan tentu dananya juga cukup," katanya saat membuka Seminar Nasional Atasi Dampak Krisis Keuangan dengan Wealth Management hari ini.

Deddy memberikan saran itu karena begitu banyaknya kasus yang terjadi di mana sejumlah nasabah melaporkan pialang karena ada indikasi melakukan pelanggaran dalam perdagangan berjangka.

Menurut dia, seharusnya pialang menghindari merekrut nasabah yang hanya memiliki dana terbatas. Selain itu, para pencari kerja juga menjadi incaran pialang dalam mencari nasabah.

"Investasi ini bukan untuk orang yang mencari pekerjaan atau dana terbatas, bahkan dana pensiun juga dihindarkan untuk investasi di sini," ujarnya.

Saat ini, kata dia, bursa berjangka dalam hal ini PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) belum likuid dalam kontrak yang diperdagangkan dalam bursa itu. Dia mengatakan investasi yang saat ini memiliki likuiditas tinggi di antaranya indeks saham asing dan valuta asing.

"Komoditas tetap diharapkan bisa lebih likuid dibandingkan transaksi valas atau indeks saham, meski ini butuh kerja sama pelaku usaha antara lain pialang." (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • BBJ cabut 13 anggota bursa
  • Harga baja merosot hampir 50%
  • Minyak melanjutkan penurunan dua harinya
  • Harga karet naik dalam 2 hari
  • Harga emas di Cikini stabil di kisaran tinggi
  • Kontrak emas di BBJ turun tajam
  • Minyak turun dari level tertinggi 5 pekan
  • Harga CPO di bursa KL naik dipicu ekspor
  • Konflik di Gaza angkat minyak ke US$47,90

Komentar

Beri Komentar