
JAKARTA (Bisnis): Harga emas di pasar spot pagi ini tercatat di posisi US$976,30 per ounce atau meningkat dibandingkan dengan posisi sebelumnya US$947,20 per ounce, menurut siaran televisi CNBC.
Sementara itu, harga emas di pasar fisik domestik masih dalam penghitungan. Sebagai informasi harga emas sebelumnya bertengger di tingkat Rp322.000 per gram dan harga perak Rp4.900 per gram, seperti yang diungkapkan oleh situs www.logammulia.com, pagi ini.
Kondisi perkembangan harga logam mulia itu dipengaruhi oleh nilai tukar dolar AS. Data Bloomberg pukul 08:30 menunjukkan dolar AS melemah 0,37% ke level US$1,4170 per euro, turun terhadap mata uang Inggris pada level US$1,6313 per pound, dan menguat terhadap yen menjadi 96,17 yen.
Kontrak emas untuk pengiriman Agustus turun US$18,80 atau 1,9% menjadi US$965,60 per ounce di New York Mercantile Exchange’s Comex division. Harga emas sempat menyentuh $992.10, tertinggi sejak 24 Februari.
Kontrak perak untuk pengiriman Juli jatuh 64,5 sen atau 4% menjadi $15,31 per ounce di New York, kontrak teraktif sejak 28 April. Sebelumnya harga logam mulia itu menyentuh $16.25, tertinggi sejak 7 Agustus.
Emas untuk pengiriman segera di London jatuh US$18,82 atau 1,9% menjadi US$963,03 per ounce pada pukul 7.22 p.m. waktu setempat. Harga logam mulia itu turun menjadi US$976,75 pada perbaikan sesi siang di London, digunakan oleh perusahaan pertambangan untuk menjual produk mereka, dari US$980 pada perbaikan kemarin siang.
Kontrak emas mencapai rekor pada harga US$1.000 per ounce pada 20 Februari. Ivestor yang menanamkan dananya di emas tetap meraih keuntungan 9,2% tahun ini. (ln)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »