
JAKARTA: Harga emas dalam poundsterling yang tampil terbaik dibandingkan dengan dalam dolar, yen dan euro, denominasi emas dalam tiga dekade sejak tahun lalu.
The Chart of the day menunjukkan bahwa harga emas dalam sterling turun 6,7% sejak dimulai pada tahun ini ketika pound mengalami rally terhadap dolar AS. Harga emas naik 4,5% dalam dolar, 5% dalam euro dan 9,7% dalam yen.
The Dollar Index, indikator nilai tukar AS terhadap enam mata uang lainnya, mencapai puncaknya pada tahun ini ketika 20 Februari.
Emas dalam sterling naik 44% tahun lalu menjadi 604,43 pound (US$985) per ounce, ketika ekuiti dan harga rumah mengalami kejatuhan, di tengah turunnya pound terhadap dolar AS. Harga logam naik dalam dolar selama 2009. Emas diperdagangkan pada tingkat US$920 per ounce di London kemarin.
Di New York harga emas naik seiring dengan melemahnya dolar AS sehingga mendorong pemintaan logam mulia sebagai alternatif investasi.
Kontrak emas untuk pengiriman Agustus naik US$1,60 atau 0,2% menjadi US$936,20 per ounce di divisi Comex pasar New York Mercantile Exchange. Logam mulia ini turun 0,5% pekan ini, penurunan ketiga berturut-turut dan penurunan mingguan terlama sejak pertengahan April.
Sementara itu, kontrak perak untuk pengiriman Juli di New York turun US$0,04 atau 0,3% menjadi US$14,20 per ounce. Perak untuk pengiriman segera jatuh US$0,75 menjadi US$14,2025 per ounce di London. (ln)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »