Emas turun pada US$1.123 dipicu apresiasi US$

Rabu, 16/12/2009 08:26:17 WIBOleh: M. Yunan Hilmi

SEATTLE (Bloomberg): Emas turun di pasar New York seiring dengan apresiasi dolar AS atas euro yang menggerus daya tarik logam mulia sebagai alternatif investasi.

Dolar AS menyentuh posisi tertinggi dalam 10 pekan atas mata uang Eropa. Produksi sektor industri di AS selama November melonjak melebihi estimasi ekonom. Sehingga memicu spekulasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun depan.

Sepanjang tahun ini, emas naik 27% menyuntuh rekor pada US$1.227,50 per ounce pada 3 Desember di tengah rendahnya suku bunga di AS yang menyeret dolar AS.

Emas berjangka untuk pengiriman Februari turun US$0,80 menjadi US$1.123 per ounce di Comex New York Mercantile Exchange.

Chicago Board of Trade mengindikasikan kemungkinan 38% bagi Fed menaikkan suku bunga sedikitnya 25 bps pada Juni, naik dari 33% probalilitas bulan lalu.

Fed mempertahankan suku bunga acuan pada 0,25% sejak Desember tahun lalu. Sementara suku bunga acuan European Central Bank pada 1%.(yn)

Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika