Bisnis Indonesia Online » Harga » Logam Mulia
Selasa, 02/09/2008 18:16 WIB
'Perlu lembaga pembiayaan bagi perdagangan emas'
oleh : Natalina Kasih Wasiyati
SEMARANG (Bisnis.com): Kalangan pengusaha emas di Semarang berharap aktifasi lembaga pembiayaan yang khusus menangani pembelian komoditas ini guna mendongkrak penjualan.
Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Kota Semarang Bambang Yuwono mengatakan kalangan pengusaha toko emas mengeluhkan penjualan emas yang terus menurun karena melemahnya daya beli masyarakat. Menurut dia, hal ini dipicu oleh melonjaknya biaya hidup pascakenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Mei lalu serta fluktuasi harga emas yang tidak menentu.
“Daya beli masyarakat terus menurun sehingga harga emas semakin tak terjangkau. Sebenarnya hal ini bisa diatasi jika ada lembaga pembiayaan yang mau menangani pembelian emas secara kredit,” katanya kepada Bisnis, hari ini.
Dia menambahkan hingga saat ini belum ada lembaga pembiayaan yang mau mendanai pembelian perhiasan, padahal prospeknya sangat bagus terutama dengan fluktuasi harga emas yang terus naik.
Bambang mengakui pembiayaan dalam perdagangan perhiasan emas memiliki banyak kelemahan seperti selisih antara harga jual dan beli emas sangat tipis. Selain itu, tuturnya, surat pembelian emas tidak cukup kuat sebagai barang jaminan. Namun, lembaga pembiayaan bisa mengkaji ulang usulan ini, misalnya dengan mensyaratkan agunan berupa sertifikat tanah, rumah, atau surat berharga lainnya.
"Pembelian barang secara kredit saat ini sudah sangat membudaya, mulai dari pembelian rumah, mobil, motor, hingga telepon seluler. Untuk itu, kami yakin jika ada lembaga keuangan yang mau membiayainya pasti masyarakat sangat terbantu,” ujarnya.
Dia menjelaskan harga emas di sentra penjualan emas di kawasan Kranggan Semarang saat ini mencapai Rp245.000/gram untuk emas 99,9% atau 24 karat. Harga itu menurun jika dibandingkan dengan bulan lalu yang sempat menembus Rp300.000/gram yang dipicu tingginya harga emas di pasar internasional dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Harga emas turun menjadi US$738,50 per ounce
- Harga spot emas US$762,15 per ounce
- Emas naik, logam industri lain diprediksi turun
- Emas terkerek kejatuhan saham, tertinggi 11 pekan
- Emas terseret penguatan dolar AS