Bisnis Indonesia Online » Harga » Logam Mulia


Kamis, 11/09/2008 08:22 WIB

Minyak hempaskan emas hingga capai US$754,10

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Harga emas pagi ini kembali turun dari posisi kemarin menjadi US$754,10 per ounce, melanjutkan penurunan yang merupakan level terendah sejak Oktober 2007.

Penurunan ini dipicu spekulasi harga komoditas akan berlanjut turun seiring penguatan dolar AS sehingga menekan permintaan logam mulia untuk mengantisipasi risiko inflasi.

Reuters/Jefferies CRB Index, indeks harga 19 komoditas, kemarin juga anjlok untuk kesembilan kalinya dan turun 24% dari rekor.

Harga emas sudah anjlok 27% dari rekor tertingginya US$1.032 per ounce pada Maret 2008 dan euro melemah 14% dari rekor terkuatnya pada Juli terhadap dolar AS.

"Emas meradang, ketakutan akan inflasi mulai mereda karena harga minyak dan komoditas lainnya mulai turun, sehingga tidak ada faktor pendukung harga emas," kata Matt Zeman, metals trader LaSalle Futures Group di Chicago seperti dikutip Bloomberg.

Harga emas untuk kontrak pengiriman Desember anjlok menjadi US$754,10 per ounce, menurut data televisi CNBC dari posisi kemarin US$762,50 per ounce di divisi Comex bursa New York Mercantile Exchange, level terendahnya sejak 24 Oktober 2007.

Investasi SPDR Gold Trust, pengelola dana berbasis logam mulia terbesar yang bertransaksi di bursa, anjlok 11% menjadi 631,2 metrik ton dari rekor 705,6 ton pada 11 Juli.

Sejak pertengah Juli-2 September 2008, investor indeks komoditas menjual kontrak minyak mentah senilai US$39 miliar akibat harga yang terus menurun.

Harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman Oktober baik 70 sen atau 0,7% menjadi US$103,28 per barel pada pukul 9.01 a.m waktu Sydney di New York Mercantile Exchange. Kemarin malam, harga kontrak ini turun hingga US$102,58 per barel di New York, terendah sejak 2 April 2008.

Padahal pada kemarin siang harga sempat mencapai US$105 ketika organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) memutuskan mengurangi kuota produksi sebesar 520.000 barel per hari (bph)menjadi 28,8 juta bph karena untuk menjaga harga minyak jangan jatuh di bawah US$100 per barel. Pada pagi hari kemarin, harga minyak Brent sempat turun hingga US$99.

Harga minyak Brent pagi ini untuk kontrak Oktober kembali anjlok 1,4% menjadi US$98,97 per barel di ICE Futures Europe Exchange di  London, posisi penutupan pertama di bawah US$100 sejak 24 Maret. Harga sudah anjlok dalam 10 hari terakhir, penurunan terpanjang sejak 1988.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Harga emas pagi ini naik menjadi US$815,25
  • Harga emas, perak dan platina terendah tahun ini
  • Harga spot emas pagi ini turun ke US$911,05
  • Harga emas pagi ini US$929,85 per ounce

Komentar

Beri Komentar